Ajang olahraga kebugaran berbasis kustomisasi militer dan sipil, PRIMAROX 2026, resmi digelar di Hall 8–9 ICE BSD City, Tangerang, Sabtu (26/9/2026). Dihelat dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI, kejuaraan berkonsep hybrid fitness race ini sukses menjadi wadah pemersatu yang meleburkan batas antara masyarakat umum, personel TNI, dan Polri dalam satu arena kompetisi penuh sportivitas.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto hadir secara langsung untuk membuka gelaran tersebut sekaligus memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi fisik dan mental yang tercipta. Dukungan puncak jajaran pimpinan militer juga dipertegas dengan kehadiran Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita yang turut memantau jalannya kompetisi hingga malam hari.
Sinergi Sipil dan Militer di Arena Kompetisi
Pergelaran PRIMAROX 2026 tidak semata-mata menjadi ajang adu kekuatan fisik, melainkan dirancang sebagai sarana menguji limitasi diri, membangun daya juang, serta mempererat kemitraan strategis antara aparat keamanan dan publik. Klasifikasi serta kualifikasi podium pun disusun secara presisi berdasarkan kategori guna memastikan persaingan berjalan adil dan terukur.
“PRIMAROX 2026 menjadi salah satu momentum untuk memperkuat semangat sportivitas, kebersamaan, dan pola hidup sehat melalui olahraga. Kehadiran Bapak Panglima TNI merupakan bentuk dukungan sekaligus apresiasi terhadap semangat masyarakat dan seluruh peserta,” ujar Perwira Menengah TNI, Kolonel Infanteri Indra Mardianto.
Uniknya kebersamaan ini juga terlihat di arena perlombaan. Selebritas publik Gisella Anastasia tampak berlaga pada kategori Double Women berpasangan dengan seorang prajurit wanita TNI. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti konkret bahwa ajang tersebut berhasil memberikan ruang inklusif bagi sipil dan militer untuk saling berbagi pengalaman dan menyelesaikan tantangan berat bersama-sama.
Sensasi Tantangan Berkarakter Militer
Secara teknis perlombaan, PRIMAROX 2026 mengombinasikan olahraga lari sepanjang 8 kilometer yang diselingi dengan delapan stasiun latihan fisik (workout stations). Stasiun tersebut meliputi Skierg, Tire Flip, Sled Pull, Burpee Broad Jump, Rowing, Ammo Carry, Sandbag Lunges, hingga Wallball.
Satu hal yang menjadi pembeda utama ajang ini dari kejuaraan fitness race lainnya adalah hadirnya elemen military experience. Pada tantangan Tire Flip, para atlet diuji untuk membalikkan ban kendaraan taktis (Rantis) Anoa seberat 84 kilogram. Sementara pada sesi Ammo Carry, peserta wajib membawa kotak amunisi berbobot 15 kilogram untuk wanita dan 20 kilogram untuk pria.
Elemen militer tidak hanya hadir pada alat rintangan, melainkan juga tercermin pada identitas visual acara. Jersey resmi peserta mengadopsi corak loreng hitam khas dari satuan elit Penanggulangan Teror (Gultor) Sat-81 Kopassus yang didesain secara modern. Dominasi warna kamuflase hitam ini melambangkan ketangguhan, kesiapsiagaan, serta disiplin tinggi.
Membumikan Gaya Hidup Aktif
Kompetisi ini terbagi ke dalam tiga divisi utama, yaitu Single (individu), Double (pasangan), dan Relay (estafet tim). Format ini memberikan fleksibilitas bagi para peserta untuk mengatur strategi, baik dalam menguji performa perorangan maupun membangun koordinasi dan kerja sama kelompok yang solid.
Melalui perpaduan tantangan fisik berskala berat, nilai-nilai disiplin militer, serta atmosfer kompetitif yang sehat, PRIMAROX 2026 diharapkan dapat terus berlanjut sebagai gerakan sosial untuk mempromosikan gaya hidup aktif dan memperkuat keharmonisan antara TNI, Polri, dan masyarakat luas.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post