Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Panduan Investor di TechCrunch Disrupt 2026: Segala Hal yang Wajib Anda Ketahui/Ilmuwan China Ciptakan Jam Nuklir Ultra Presisi yang Mampu Mengubah Standar Waktu Dunia/Visual Authority Ungkap Strategi Sulap Penampilan Jadi Aset Profesional Utama/Ancam Penerbangan Arab Saudi, Milisi Houthi Kecualikan Wilayah Udara Mekkah dan Madinah/Perkuat Peluang Kerja Global, KP2MI Gandeng Universitas Padjadjaran Cetak Pekerja Migran Terampil/Geliat Ekonomi Sirkuit Mandalika Pacu Pertumbuhan dan Kesejahteraan UMKM Lokal/Polisi Imbau Wisatawan Pantai Serang Blitar Ekstra Awasi Anak di Tepi Laut/Startup Medtech Efferon Kembangkan Teknologi Pencegah Kematian Akibat Sepsis pada Anak/Impor Migas Kamboja Melonjak 54 Persen di Sembilan Bulan Pertama 2026/Kondisi Kesehatan Memburuk, Paus Leo XIV Dijadwalkan Operasi Paru-Paru Pekan Depan/Prabowo dan Presiden Sisi Jajaki Perjanjian Dagang Indonesia-Mesir Senilai 5 Miliar Dolar Usaha/Penjaga Langit Sumatera Manggala Agni Bertaruh Nyawa Menembus Tembok Karhutla/KAI Daop 7 Sisir Perlintasan Kereta Api Malam Hari Demi Jamin Keselamatan Penumpang/Inovasi Danu Robotics Kembangkan Robot Daur Ulang Berbasis AI Demi Kelestarian Lingkungan/Atasi Defisit BPJS Kesehatan, Pemerintah Suntik Dana Rp20 Triliun Dua Tahap/
Panduan Investor di TechCrunch Disrupt 2026: Segala Hal yang Wajib Anda Ketahui/Ilmuwan China Ciptakan Jam Nuklir Ultra Presisi yang Mampu Mengubah Standar Waktu Dunia/Visual Authority Ungkap Strategi Sulap Penampilan Jadi Aset Profesional Utama/Ancam Penerbangan Arab Saudi, Milisi Houthi Kecualikan Wilayah Udara Mekkah dan Madinah/Perkuat Peluang Kerja Global, KP2MI Gandeng Universitas Padjadjaran Cetak Pekerja Migran Terampil/Geliat Ekonomi Sirkuit Mandalika Pacu Pertumbuhan dan Kesejahteraan UMKM Lokal/Polisi Imbau Wisatawan Pantai Serang Blitar Ekstra Awasi Anak di Tepi Laut/Startup Medtech Efferon Kembangkan Teknologi Pencegah Kematian Akibat Sepsis pada Anak/Impor Migas Kamboja Melonjak 54 Persen di Sembilan Bulan Pertama 2026/Kondisi Kesehatan Memburuk, Paus Leo XIV Dijadwalkan Operasi Paru-Paru Pekan Depan/Prabowo dan Presiden Sisi Jajaki Perjanjian Dagang Indonesia-Mesir Senilai 5 Miliar Dolar Usaha/Penjaga Langit Sumatera Manggala Agni Bertaruh Nyawa Menembus Tembok Karhutla/KAI Daop 7 Sisir Perlintasan Kereta Api Malam Hari Demi Jamin Keselamatan Penumpang/Inovasi Danu Robotics Kembangkan Robot Daur Ulang Berbasis AI Demi Kelestarian Lingkungan/Atasi Defisit BPJS Kesehatan, Pemerintah Suntik Dana Rp20 Triliun Dua Tahap/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Prasasti Kuna Ungkap Jejak Kekuasaan Raja Jayanegara di Bumi Malang Raya

by Malang Today
October 11, 2026
Prasasti Kuna Ungkap Jejak Kekuasaan Raja Jayanegara Di Bumi Malang

Prasasti Kuna Ungkap Jejak Kekuasaan Raja Jayanegara Di Bumi Malang

Promo Hujan Bonus Fiberzone #Internetcepatindonesia

Mengurai Sisi Lain Raja Jayanegara lewat Artefak dan Catatan Asing

Kisah kepemimpinan Raja Jayanegara di Kerajaan Majapahit selama ini kerap diidentikkan dengan gejolak pemberontakan internal dan konflik politik yang berdarah. Namun, penelusuran sejarah yang lebih mendalam menunjukkan bahwa era pemerintahan raja kedua Majapahit tersebut menyimpan dinamika diplomasi internasional serta tata kelola pemerintahan yang sangat maju pada zamannya.

Sejarawan asal Malang, Suwardono, mengungkapkan bahwa untuk memahami lanskap sejarah Majapahit secara utuh, masyarakat tidak bisa hanya bergantung pada naskah kuno seperti Serat Pararaton. Keberadaan prasasti serta catatan dari pengelana asing menjadi kuncinya untuk memverifikasi sekaligus melengkapi fakta sejarah yang belum terkuak secara rinci.

Jejak Loyalitas dan Penghargaan dalam Prasasti Tuhanaru

Salah satu bukti otentik yang mengurai babak penting pemerintahan Jayanegara adalah Prasasti Tuhanaru. Prasasti ini mencatat peristiwa krusial pemberian anugerah tanah sima kepada seorang tokoh bernama Makarawajah. Penghargaan istimewa tersebut diberikan langsung oleh raja atas jasa besar Makarawajah dalam menyelamatkan dan mengembalikan Jayanegara ke singgasana saat terjadi Pemberontakan Kuti.

“Selain Prasasti Tuhanaru, terdapat pula Prasasti Balambangan yang merekam dukungan masyarakat di wilayah Malambangan terhadap kembalinya Jayanegara ke takhta kekuasaan,” ujar Suwardono.

Ia menekankan bahwa prasasti memiliki kedudukan yang sangat vital dalam metodologi penelitian sejarah. Sebab, prasasti dibuat pada era yang sama dengan peristiwa yang terjadi (kontemporer), sehingga memiliki tingkat akurasi tinggi untuk memperjelas penanggalan maupun struktur birokrasi pemerintahan kala itu.

Diplomasi Global dan Kekayaan Majapahit di Mata Dunia

Pemerintahan Jayanegara nyatanya tidak hanya berkutat pada upaya pemadaman konflik internal di dalam negeri. Berdasarkan dokumen historis kekaisaran Tiongkok, Nusantara pada era tersebut telah aktif menjalankan hubungan diplomatik tingkat tinggi dengan mengirimkan utusan-utusan resmi ke Asia Timur.

Laporan independen lain juga datang dari barat melalui catatan perjalanan seorang biarawan asal Italia, Odorico da Pordenone. Dalam catatan penjelajahannya saat melintasi Pulau Jawa, Odorico menggambarkan Jawa sebagai wilayah berdaulat yang sangat berpengaruh, membawahi banyak kerajaan bawahan, serta bergelimang komoditas berharga seperti emas, perak, dan permata. Ia juga merekam adanya dinamika persaingan politik serta diplomasi yang sejajar antara raja di Jawa dengan Kekaisaran Tiongkok.

“Berbagai sumber tersebut membuktikan bahwa pemerintahan Jayanegara tidak sebatas persoalan pemberontakan internal semata. Ada aktivitas tata kelola wilayah yang solid, interaksi antarkerajaan, hingga hubungan internasional dengan kekuatan asing,” tegas Suwardono.

Ia menyimpulkan bahwa narasi Serat Pararaton tetap menjadi pijakan awal yang penting sebagai bahan pembanding. Meski demikian, uji silang data dengan bukti arkeologis seperti prasasti dan dokumen asing mutlak dilakukan agar pemahaman sejarah Nusantara—khususnya kejayaan era Majapahit—dapat terbangun secara objektif, proporsional, dan utuh bagi generasi muda.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Polisi Imbau Wisatawan Pantai Serang Blitar Ekstra Awasi Anak Di

Polisi Imbau Wisatawan Pantai Serang Blitar Ekstra Awasi Anak di Tepi Laut

by Malang Today
October 11, 2026

Polisi imbau wisatawan Pantai Serang Blitar awasi anak-anak saat bermain di tepi laut guna mengantisipasi bahaya gelombang tinggi.

Kai Daop 7 Sisir Perlintasan Kereta Api Malam Hari Demi

KAI Daop 7 Sisir Perlintasan Kereta Api Malam Hari Demi Jamin Keselamatan Penumpang

by Malang Today
October 11, 2026

KAI Daop 7 Madiun menggelar inspeksi mendadak malam hari guna memastikan kesiapan petugas dan keandalan perlintasan sebidang demi keselamatan kereta.

Arema Fc Dilanda Krisis Gelandang Bertahan Hansamu Yama Diplot Geser

Arema FC Dilanda Krisis Gelandang Bertahan, Hansamu Yama Diplot Geser Betinho

by Malang Today
October 11, 2026

Arema FC pasang Hansamu Yama ganti Betinho akibat krisis gelandang bertahan. Simak alasan strategi mengejutkan Singo Edan di sini!

Lima Tahun Berkiprah Grand Mercure Malang Mirama Makin Mantapkan Layanan

Lima Tahun Berkiprah, Grand Mercure Malang Mirama Makin Mantapkan Layanan Premium di Malang Raya

by Malang Today
October 11, 2026

Grand Mercure Malang Mirama perkuat layanan premium dan terus berinovasi dalam merayakan ulang tahun kelima demi kenyamanan para tamu.

Rilis Album Kedua Musisi Asal Malang Natania Karin Ajak Pendengar

Rilis Album Kedua, Musisi Asal Malang Natania Karin Ajak Pendengar Merawat Kenangan

by Malang Today
October 11, 2026

Penyanyi asal Surabaya Natania Karin merilis album kedua bertajuk Unveil untuk mengajak pendengar merayakan dan memaknai setiap kenangan masa lalu.

Kelam Akhir Kekuasaan Jayanegara Dan Jejak Kelabu Peristiwa Patanca

Kelam Akhir Kekuasaan Jayanegara dan Jejak Kelabu Peristiwa Patanca

by Malang Today
October 11, 2026

Ungkap sejarah kelam akhir pemerintahan Jayanegara di Kerajaan Majapahit yang diwarnai peristiwa Patanca tragis dalam ulasan lengkap ini.

Musisi Muda Gretshia Tuangkan Kepasrahan Cinta Lewat Tembang Anyar Baby

Musisi Muda Gretshia Tuangkan Kepasrahan Cinta Lewat Tembang Anyar Baby Blue

by Malang Today
October 11, 2026

Gretshia merilis lagu Baby Blue yang menyuarakan dalamnya kepasrahan cinta melalui melodi emosional. Dengarkan karya terbarunya di sini!

Pantang Menyerah Arema Fc Bangkit Dari Tertinggal Dua Gol Dan

Pantang Menyerah, Arema FC Bangkit dari Tertinggal Dua Gol dan Tahan Imbang Bhayangkara FC 2-2

by Malang Today
October 11, 2026

Arema FC bangkit dari ketertinggalan dua gol dan paksakan hasil imbang 2-2 lawan Bhayangkara FC dalam laga sengit yang penuh...

Bmkg Catat 122 Kali Gempa Mengguncang Jawa Timur Dalam Sepekan

BMKG Catat 122 Kali Gempa Mengguncang Jawa Timur dalam Sepekan Terakhir

by Malang Today
October 10, 2026

BMKG catat 122 gempa bumi guncang Jawa Timur periode 2 hingga 8 Oktober. Simak info wilayah terdampak dan imbauan potensi...

Kunker Ke Pemkab Pasuruan Belasan Anggota Komisi X Dpr Ri

Kunker ke Pemkab Pasuruan, Belasan Anggota Komisi X DPR RI Bedah Rencana Revisi UU Sisdiknas

by Malang Today
October 10, 2026

Belasan anggota Komisi X DPR RI kunjungi Pemkab Pasuruan untuk membahas UU Sisdiknas dan menyerap aspirasi isu pendidikan daerah.

Discussion about this post

Signaturee 2026 Badge
Signaturee Avatar
View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

imunify-bot-check 7947
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.