Tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan menyentuh rekor terendah menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) sela. Sejumlah hasil survei nasional mencatat adanya pergeseran sentimen yang tajam, terutama dari kelompok pemilih independen dan komunitas Latin yang sebelumnya menjadi basis pendukung penting.
Survei Nasional Catat Rekor Terendah
Berdasarkan jajak pendapat yang dirilis oleh Reuters/Ipsos, tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Trump merosot hingga ke angka 32 persen, mencatatkan titik terendah sepanjang masa kepemimpinannya. Tren serupa juga tercermin dalam agregasi data RealClearPolitics, di mana 59,4 persen responden menyatakan tidak setuju dengan arah kebijakan pemerintah, berbanding 38,4 persen yang menyatakan setuju. Sementara itu, survei The New York Times mengonfirmasi tingkat ketidakpuasan publik yang mencapai 60 persen.
Kondisi ini diperparah oleh penurunan tajam dukungan dari pemilih Hispanik. Temuan kolaborasi NBC News/Telemundo memperlihatkan bahwa hanya 24 persen warga Latin yang masih menyetujui kinerja pemerintahan saat ini. Sebaliknya, 59 persen dari kelompok pemilih ini menyatakan preferensi agar Kongres AS dipimpin oleh kubu Partai Demokrat—meningkat hingga dua kali lipat dibanding periode dua tahun sebelumnya.
Kekhawatiran Ekonomi dan Dinamika Geopolitik
Merosotnya angka popularitas kepresidenan ini tidak lepas dari tekanan ekonomi domestik serta dinamika geopolitik global. Para analis kebijakan menilai lonjakan biaya hidup di dalam negeri dan eskalasi konflik militer terbuka dengan Iran menjadi faktor utama pemicu ketidakpuasan publik.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran internal di tubuh Partai Republik. Sejumlah politisi partai berlambang gajah tersebut dilaporkan mulai mengambil jarak dari figur Trump, khususnya terkait regulasi imigrasi yang dinilai sensitif di tingkat elektoral lokal. Pemilu sela mendatang diproyeksikan menjadi referendum politik langsung terhadap masa jabatan kedua Trump, sekaligus menentukan dominasi perolehan kursi di DPR (House of Representatives) serta Senat AS.
Trump Tepis Hasil Jajak Pendapat
Menanggapi berbagai rilis survei independen tersebut, Trump secara terbuka menepis klaim kemerosotan dukungannya. Ia menegaskan optimismenya terhadap antusiasme masyarakat pemilih yang hadir dalam berbagai safari politiknya ke berbagai negara bagian.
“Popularitas saya sangat bagus. Lihat saja kerumunan massa yang selalu hadir mengikuti saya. Masyarakat Amerika tetap mendukung kami,” ujar Trump sebelum bertolak ke Nebraska dalam rangka mengonsolidasikan basis pemilih Partai Republik.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post