JAKARTA — Kedutaan Besar Azerbaijan di Indonesia memperingati Hari Peringatan Nasional atau Remembrance Day dengan cara yang menyentuh hati. Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia, Ramil Rzayev, menyambangi Panti Asuhan Putera Setia di Jakarta pada Jumat (25/9/2026) untuk berbagi bingkisan sekaligus merajut tali persahabatan dengan anak-anak yatim piatu.
Peringatan tahunan ini digelar untuk menghormati pengorbanan para syuhada dan prajurit yang gugur dalam mempertahankan kedaulatan serta keutuhan wilayah Azerbaijan. Melalui aksi sosial tersebut, pihak kedutaan ingin menyalurkan nilai-nilai perjuangan dan kedamaian kepada generasi muda di Indonesia.
Penghormatan untuk Para Pahlawan Kedaulatan
Masyarakat Azerbaijan memperingati Remembrance Day setiap tanggal 27 September. Hari bersejarah ini ditetapkan secara resmi melalui dekrit Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, pada Desember 2020 untuk mengenang Perang Nagorno-Karabakh Kedua (Perang 44 Hari) yang meletus pada 27 September 2020.
Konflik bersenjata antara Azerbaijan dan Armenia tersebut berakhir dengan pengembalian wilayah Karabakh ke pangkuan Azerbaijan. Secara nasional, peringatan ini ditandai dengan tradisi mengheningkan cipta serentak pada pukul 12.00 waktu setempat, pengibaran bendera setengah tiang, serta ziarah ke pemakaman militer.
“Acara hari ini adalah bentuk penghormatan kami untuk mengenang para syuhada yang telah mengorbankan nyawa demi mempertahankan kedaulatan negara. Pengorbanan mereka bukan hanya untuk masa kini, tetapi demi masa depan Azerbaijan, demi anak-anak, dan generasi muda kami,” ujar Dubes Ramil Rzayev dalam sambutannya.
Seni dan Kehangatan Diplomasi Kemanusiaan
Suasana hangat dan penuh keceriaan menyelimuti kedatangan diplomat yang pernah bertugas di Kazakhstan dan Rusia tersebut. Sebanyak 30 anak panti asuhan berumur 6 hingga 25 tahun menyambut rombongan diplomatik dengan antusiasme tinggi. Sejak pagi, ruang utama panti asuhan telah dihiasi bendera Azerbaijan dan berbagai karya seni buatan tangan anak-anak.
Anak-anak panti menampilkan 18 karya lukisan yang menggambarkan simbol-simbol khas negara berjuluk Land of Fire tersebut, mulai dari ornamen bendera, pakaian tradisional, hingga bunga nasional Azerbaijan, Khari Bulbul.
“Bagus sekali gambarnya. Warna-warnanya sangat cantik,” puji Rzayev saat mengapresiasi pameran lukisan mini karya anak-anak panti.
Mempererat Tali Persahabatan Antar-Bangsa
Di sela-sela kegiatan, Dubes Rzayev berinteraksi akrab, berbincang santai, serta berswafoto bersama para penghuni panti. Ia juga menyelipkan motivasi pendidikan agar anak-anak Indonesia terus bersemangat mengejar cita-cita setinggi mungkin.
“Belajar yang pintar. Nanti kalau sudah besar, lanjut belajar ke Azerbaijan ya,” tutur sang duta besar memberi dorongan moral.
Melalui penyerahan bingkisan ini, Kedutaan Besar Azerbaijan berharap bantuan tersebut tidak sekadar menjadi buah tangan, tetapi juga tumbuh sebagai simbol solidaritas dan persahabatan yang erat antara rakyat Azerbaijan dan Indonesia di masa depan.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post