CARACAS — Pemerintah Venezuela mencatatkan lonjakan signifikan pada penerimaan pajak di luar sektor migas. Penjabat Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, menyatakan bahwa pendapatan pajak dari sektor non-minyak di negaranya tumbuh sebesar 22,6 persen sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Rodriguez dalam Sidang Tahunan ke-82 Federasi Kamar Dagang dan Produksi Venezuela yang berlangsung di Caracas. Ia mengungkapkan, realisasi penerimaan pajak non-minyak sejak Januari hingga September berhasil menembus angka lebih dari 7,9 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp141,3 triliun.
Pertumbuhan Berkelanjutan Sejak 2021
Capaian ini memperlihatkan tren peningkatan yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Rodriguez menjelaskan bahwa pada periode yang sama di tahun 2021, penerimaan pajak dari sektor non-minyak Venezuela baru mencatatkan angka 1,5 miliar dolar AS.
Jumlah tersebut kemudian melonjak tajam hingga menyentuh 6,5 miliar dolar AS pada tahun 2025, sebelum akhirnya kembali tumbuh positif pada tahun ini.
Langkah Strategis Diversifikasi Ekonomi
Peningkatan pendapatan di luar sektor migas ini menjadi sinyal positif bagi upaya Venezuela dalam melakukan diversifikasi ekonomi. Langkah ini diambil guna memperkuat struktur perekonomian domestik serta mengurangi ketergantungan yang tinggi terhadap industri minyak bumi.
Strategi penguatan sektor non-minyak ini juga menjadi krusial bagi Venezuela untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan sanksi finansial dan perdagangan dari Amerika Serikat yang menyasar industri energi utama negara tersebut.

Xinhuanet is a comprehensive service-oriented news information portal and the most influential online media in China











Discussion about this post