Pemkab Probolinggo Gelar Verval Ketat untuk 117 Koperasi Desa Merah Putih
PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten Probolinggo bergerak cepat memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan berbasis perdesaan. Terdapat 117 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tersebar di 20 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo kini tengah menjalani proses verifikasi dan validasi (verval) secara menyeluruh. Langkah sistematis ini diambil guna memastikan kondisi tata kelola dan kelembagaan koperasi selaras dengan fakta di lapangan.
Proses pemetaan faktual ini menjadi krusial untuk mencegah munculnya koperasi pasif atau sekadar papan nama. Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh entitas ekonomi di tingkat tapak benar-benar siap beroperasi dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga desa.
Fokus Pemeriksaan Kelembagaan dan Kesiapan Usaha
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyanto, menegaskan bahwa agenda verval ini melampaui sekadar pencocokan administrasi di atas kertas. Tim diterjunkan untuk membedah secara mendalam kelayakan internal organisasi.
“Data yang diperiksa mencakup kelembagaan, kepengurusan, keanggotaan, kegiatan usaha hingga kesiapan koperasi dalam menjalankan aktivitasnya,” ujar Sugeng saat memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan program tersebut.
Menurut Sugeng, pemetaan riil ini amat mendesak mengingat karakteristik, potensi sumber daya alam, hingga tantangan ekonomi yang dihadapi oleh tiap desa dan kelurahan di Kabupaten Probolinggo sangat bervariasi.
Pendampingan Berbasis Kebutuhan Riil Desa
Hasil akhir dari verifikasi dan validasi ini nantinya bakal dijadikan basis data utama bagi Pemkab Probolinggo dalam menyusun intervensi kebijakan. Pendekatan perlakuan seragam (one size fits all) dipastikan tidak akan diterapkan dalam membina ratusan KDKMP tersebut.
“Langkah tersebut penting agar penguatan KDKMP tidak dilakukan dengan pendekatan yang sama untuk seluruh wilayah. Setiap koperasi memiliki kondisi, potensi usaha, sumber daya serta tantangan yang berbeda,” tegas Sugeng.
Dengan ketersediaan data yang terverifikasi secara akurat, intervensi pemerintah berupa pembinaan, pendampingan manajemen, hingga fasilitasi akses modal dan pasar dapat disalurkan secara tepat sasaran sesuai kebutuhan spesifik masing-masing lembaga.
Membangun Ekosistem Ekonomi dari Tingkat Tapak
Pemerintah Kabupaten Probolinggo berkomitmen penuh agar keberadaan 117 KDKMP tidak berhenti pada formalitas pembentukan kelembagaan semata. Koperasi dituntut untuk tumbuh secara aktif, sehat, dan dikelola secara profesional guna memutar roda perekonomian lokal.
Keberadaan KDKMP di 20 kecamatan ini diproyeksikan menjadi pilar utama dalam membangun ekosistem ekonomi yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Dari desa, koperasi diharapkan tumbuh bersama masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi penguatan ekonomi serta kesejahteraan warga Kabupaten Probolinggo,” pungkas Sugeng.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post