Empat Tahun Kiprah Gaspol Malang Raya: Dorong Pengemudi Ojol Perempuan Rambah Dunia Usaha
MALANG TODAY – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus mendorong penguatan peran ekonomi perempuan, khususnya mereka yang menggantungkan hidup di jalanan. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APP2KB) Kota Malang mengajak para pengemudi ojek online (ojol) perempuan yang tergabung dalam komunitas Gerakan Sayang Perempuan Ojek Online (Gaspol) Malang Raya untuk mulai merambah dunia kewirausahaan dan pemberdayaan ekonomi.
Pesan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Kepala DP3APP2KB Kota Malang, Syailendra, saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Gaspol Malang Raya. Pihaknya berharap, kemandirian finansial para srikandi jalanan ini tidak hanya bertumpu pada profesi pengemudi, tetapi juga berkembang melalui sektor usaha kreatif yang berkelanjutan.
Sinergi Lintas Lembaga dan Fasilitas Akses Pemasaran Pemkot Malang
Dalam kesempatan tersebut, Syailendra mengapresiasi langkah strategis Gaspol Malang Raya yang merangkul berbagai elemen organisasi perempuan. Kehadiran Women Crisis Center (WCC) Dian Mutiara yang berfokus pada pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) yang konsisten mendampingi pengembangan UMKM, dinilai sebagai ikhtiar tepat untuk menguatkan kapasitas para pengemudi ojol.
“Sangat tepat mengundang banyak pihak di acara ini. Ada WCC yang bergerak di bidang anti-kekerasan perempuan dan anak, serta ada IWAPI yang berfokus pada kewirausahaan,” ujar Syailendra saat memberikan sambutan.
Tak sekadar mendorong produksi, Pemkot Malang juga berkomitmen memfasilitasi rantai pemasaran bagi produk-produk yang dihasilkan oleh para anggota komunitas. Fasilitas publik milik pemerintah siap dioptimalkan untuk menampung hasil karya usaha pengemudi ojol perempuan.
“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana produk yang dihasilkan itu bisa dipasarkan secara luas. Pemkot Malang memiliki jaringan galeri UMKM yang siap dimanfaatkan untuk membantu pemasaran produk-produk tersebut,” tambahnya.
Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Pengawasan Kebijakan Publik
Selain sektor ekonomi, Pemkot Malang menempatkan keberadaan Gaspol Malang Raya sebagai elemen penting dalam mengawal kebijakan tata kota. Beraktivitas setiap hari di jalanan membuat para pengemudi ojol perempuan memiliki sudut pandang riil mengenai dinamika dan persoalan di lapangan, seperti dampak penyesuaian rekayasa lalu lintas maupun perubahan trayek transportasi umum.
Syailendra menegaskan bahwa komunikasi dua arah antara pemerintah dan komunitas ojol perempuan sangat krusial untuk memastikan setiap regulasi daerah tetap berperspektif gender dan pro-rakyat.
“Jika ada hal-hal di lapangan yang membutuhkan perbaikan, kita bisa duduk bersama, berdiskusi, dan mencari solusi terbaik. Aspirasi dari para pengemudi ojol perempuan ini penting agar kebijakan pembangunan di Kota Malang senantiasa inklusif dan memfasilitasi kebutuhan mereka,” pungkasnya.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post