Penyanyi sekaligus penulis lagu Gretshia resmi merilis single terbarunya yang bertajuk “Baby Blue”. Karya musik teranyar ini hadir sebagai balada patah hati yang menyuarakan pergulatan emosional mendalam seseorang saat mencintai orang yang tak seharusnya dimiliki, hingga akhirnya harus melangkah menuju titik penerimaan dan keikhlasan.
Lewat lirik yang jujur dan emosional, “Baby Blue” dibalut dengan komposisi musik yang menenangkan. Perpaduan kontras ini menciptakan ruang kontemplatif bagi para penikmat musik di Malang Raya dan sekitarnya untuk meresapi arti kehilangan serta proses merelakan sebuah impian asmara.
Curahan Hati dari Langit Sore
Gretshia mengungkapkan bahwa proses kreatif di balik lahirnya single ini merupakan salah satu momen paling personal sepanjang karier bermusiknya. Ia menyebut seluruh dinamika emosi dan kerentanan jiwanya dituangkan secara utuh ke dalam narasi lagu.
“Lagu ini adalah salah satu dari sedikit karya tempat saya benar-benar mencurahkan seluruh hati dan jiwa ke dalam setiap baris liriknya,” ujar Gretshia.
Menariknya, inspirasi melodi lagu ini lahir secara spontan dari momen sederhana ketika ia mengamati keindahan alam. “Saya menulis lagu ini karena melihat langit yang terasa paling biru dan cerah dari biasanya, lalu tiba-tiba melodi itu terlintas begitu saja,” lanjutnya menceritakan awal mula terciptanya trek tersebut.
Eksplorasi Visual dan Kolaborasi Lintas Lini
Tidak hanya mengandalkan kekuatan lirik dan melodi intuitif, dimensi artistik “Baby Blue” makin diperkuat melalui tampilan visual artwork yang dikerjakan bersama fotografer Aji Maharesi. Sampul digital lagu ini menyajikan pesan simbolis yang selaras dengan tema besar yang diusung.
Visualisasi sampul menghadirkan rupa ranting-ranting pohon tanpa daun, yang melambangkan keputusasaan serta kepingan cinta yang berguguran. Komposisi tersebut membentuk siluet rumah dengan aksen balok biru sebagai jendela—sebuah representasi metaforis yang merujuk langsung pada bait lirik di dalamnya.
Penggarapan Musik Kolektif
Dalam proyek ini, Gretshia memegang peran sentral sebagai penulis lagu, komposer, sekaligus vokalis utama. Kendati demikian, lahirnya karya ini juga tidak lepas dari sentuhan musisi-musisi andal yang memperkaya struktur aransemen.
Lini instrumen diisi oleh Wis pada gitar, Zio pada bas, Liv Brozio pada kibor, serta Deny Surya pada drum. Proses teknis mixing dan mastering dieksekusi secara presisi oleh Deny Surya di Lengkung Langit Studio.
Penggarapan rekaman audio lagu ini juga melibatkan jejaring ruang produksi terkemuka, di antaranya Antida Studio, Jeru Studio, Endless Summer Studio, dan Jamz Lab Studio.
Saat ini, single “Baby Blue” sudah dapat dinikmati melalui seluruh platform pemutar musik digital. Lewat karya terbarunya ini, Gretshia mengajak pendengar untuk berani menghadapi sisi rapuh dalam sebuah hubungan, sekaligus meyakini bahwa bentuk tertinggi dari mencintai terkadang adalah melepaskan.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post