TEHERAN — Menteri Perminyakan Iran, Mohsen Paknejad, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan pelepasan masa jabatan strategis tersebut telah disetujui secara langsung oleh Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.
Alasan Pengunduran Diri
Kabar mengenai pengunduran diri menteri tersebut pertama kali disampaikan oleh Deputi Bidang Komunikasi di Kantor Kepresidenan Iran, Seyyed Mehdi Tabatabaei, melalui pernyataan resminya di media sosial X.
Dalam keterangannya kepada stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, Tabatabaei menjelaskan bahwa Paknejad mengajukan permohonan berhenti atas dasar pertimbangan pribadi. Pada awalnya, Presiden Pezeshkian sempat menolak surat pengunduran diri tersebut, sebelum akhirnya menerima keputusan Paknejad.
Penunjukan Pelaksana Tugas
Untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di Kementerian Perminyakan, Presiden Masoud Pezeshkian langsung menerbitkan sebuah dekret penunjukan pejabat baru. Melalui keputusan tersebut, Wakil Menteri Perminyakan yang juga menjabat sebagai Direktur Pelaksana National Iranian Oil Company, Hamid Bovard, ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Menteri Perminyakan.
Mohsen Paknejad sebelumnya mulai mengemban tugas sebagai Menteri Perminyakan Iran sejak Agustus 2024, tak lama setelah ia berhasil mengantongi persetujuan dan mosi percaya dari parlemen negara tersebut.

Xinhuanet is a comprehensive service-oriented news information portal and the most influential online media in China











Discussion about this post