MALANG TODAY – Tim mahasiswa dari Lembaga Semi Otonom (LSO) Mekatronic Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mengharumkan nama Malang Raya di panggung nasional. Tim kampus putih ini sukses menyabet dua podium sekaligus dalam ajang bergengsi Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 yang digelar di Universitas Negeri Jember (UNEJ) pada 1–4 Oktober 2026.
Dalam kompetisi antar-perguruan tinggi se-Indonesia tersebut, inovasi teknologi ramah lingkungan karya mahasiswa UMM berhasil menyisihkan puluhan kandidat lain. Prestasi diraih oleh Tim Mekatronic 1 yang merebut posisi Juara 2 pada kategori Prototype Ethanol, serta Tim Mekatronic 2 yang mengamankan predikat Juara 3 pada kategori Prototype Gasoline.
Inovasi Etanol dan Efisiensi Bensin Berbobot Ringan
Kunci keberhasilan Tim Mekatronic 1 di kategori Prototype Ethanol terletak pada riset mendalam terkait optimalisasi bahan bakar etanol. Di bawah bimbingan dosen Teknik Mesin, Dr. Ir. Achmad Hery Soegiharto, M.T., dan dipimpin oleh manajer tim Al Haidar Ali, kendaraan ini dirancang khusus untuk memaksimalkan efisiensi pembakaran mesin berbasis bahan bakar terbarukan.
Sementara itu, Tim Mekatronic 2 yang dipimpin oleh manajer Farid Purba Asrtia Saputra dan dibimbing oleh Dra. Roro Heni Hendaryati, M.T., bertarung pada kategori Prototype Gasoline. Fokus pengembangan kendaraan berbahan bakar bensin ini terletak pada reduksi bobot secara signifikan serta meminimalisasi gesekan mekanis saat melaju di lintasan sirkuit.
Manajer Tim Mekatronic 1, Al Haidar Ali, mengungkapkan bahwa raihan dua podium ini merupakan buah dari kerja keras, konsistensi riset, dan proses manufaktur panjang yang dimulai sejak awal perencanaan kendaraan.
“Capaian ini menjadi pembuktian dan kelanjutan dari konsistensi prestasi LSO Mekatronic UMM di ajang teknologi kendaraan hemat energi nasional,” ujar Haidar saat mengonfirmasi hasil kompetisi tersebut.
Menjaga Tradisi Juara dan Konsistensi Riset
Meskipun pada awalnya tim membidik target juara pertama di kedua kategori tersebut, hasil posisi kedua dan ketiga tetap disyukuri sebagai bukti bahwa inovasi otomotif dari Kota Malang mampu bersaing ketat di papan atas nasional. Catatan ini juga makin memperpanjang rekor impresif LSO Mekatronic UMM di ajang KMHE, setelah sebelumnya sukses mengamankan Juara 2 Prototype Ethanol pada KMHE 2025 dan Juara 3 pada KMHE 2024.
Keberhasilan LSO Mekatronic tak lepas dari struktur riset yang solid dan terbagi ke dalam berbagai divisi teknis khusus, meliputi:
- Engine and Drivetrain: Pengoptimalan sektor mesin dan sistem penggerak.
- Body and Manufacturing: Perancangan bodi aerodinamis berbahan ringan.
- Electrical and Propulsion System: Kelistrikan dan sistem propulsi kendaraan.
- Chassis and Vehicle Dynamic: Kestabilan sasis dan dinamika kendaraan saat bermanuver.
- Non-Technical: Manajemen operasional, penggalangan dukungan, dan logistik tim.
Selain berfokus pada kendaraan hemat energi di KMHE, LSO Mekatronic UMM juga aktif mengembangkan riset teknologi kendaraan tanpa awak (unmanned vehicle). Hasil positif di Jember ini diharapkan menjadi stimulus bagi lahirnya riset-riset otomotif masa depan yang lebih efisien dan ramah lingkungan dari kampus-kampus di Malang Raya.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post