Beragam cerita anak bermuatan lokal Malang telah lahir lewat Lokakarya Semai Kisah. Lokakarya Kepenulisan Buku Anak ini diinisiasi oleh Ruang Belajar Aqil (RBA), yang menerima bantuan pemerintah melalui Badan Bahasa dalam Program Bantuan Pemerintah untuk Komunitas Literasi tahun 2026. Hasil dari lokakarya ini adalah prototipe cerita anak bermuatan lokal Malang, yang merupakan karya para peserta.
Tahap awal Lokakarya Semai Kisah telah dimulai sejak awal September 2026, dan terbagi dalam sesi daring dan luring. Sesi Daring diselenggarakan tanggal 1, 3, dan 7 September 2026, sementara Sesi Luring diselenggarakan pada 19-20 September 2026.
Sebanyak 200 peserta terdaftar dalam Sesi Daring Semai Kisah. Mereka menerima materi untuk Memahami Buku Anak dan Dunia Ramah Anak (3 September 2026), Menggali Ide dan Merancang Cerita (3 September 2026), serta Menulis Naskah dan Visual Storytelling (7 September 2026).
Pemateri Sesi Daring Semai Kisah adalah penulis, editor, dan ilustrator buku anak yang telah melahirkan banyak karya dan menerima berbagai penghargaan. Sesi Pertama Daring diisi oleh Anna Farida, yang telah menulis 70 buku anak. Sesi Kedua diisi oleh Eva Nukman, penulis dan editor yang telah menyunting ratusan naskah buku anak. Sementara Sesi Ketiga diisi oleh Dewi Tri K., Ilustrator buku anak dan editor visual yang juga pendiri Turtale Academy, yang telah mencetak banyak penulis dan buku anak.
Usai Sesi Daring Semai Kisah, peserta mendapat tugas mengembangkan cerita anak. Peserta yang lolos kurasi kemudian diundang untuk mengikuti Sesi Luring Semai Kisah pada 19 dan 20 September 2026.
Berlokasi di Gedung Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya, sebanyak 14 peserta dewasa dan 14 peserta anak hadir mengikuti Sesi Luring yang diisi oleh pemateri berpengalaman.
Hari pertama Sesi Luring Semai Kisah, peserta belajar tentang Kolaborasi Penulis dan Ilustrator dalam Pengembangan Prototype Buku Ramah Anak. Sesi Dewasa difasilitasi oleh Fauziah Rachmawati dan Putri Asmara C. C. I. Sementara Sesi Anak difasilitasi oleh Wiwied Kinasih dan Happy Rose. Mereka adalah penulis berbagai judul buku bersama Balai Bahasa Jawa Timur.
Dalam Sesi Luring Semai Kisah hari pertama, peserta mempresentasikan karya mereka, untuk kemudian mendapat masukan dari segi ide cerita. Fasilitator membantu peserta untuk menonjolkan muatan lokal Malang, sehingga cerita lebih menarik dan berkesan.

Hari Kedua Sesi Luring Semai Kisah, peserta belajar tentang Pengembangan Naskah, Storyboard, Ilustrasi, dan Prototype Buku. Sesi Dewasa difasilitasi oleh Sulton Salim, ilustrator buku anak yang telah mengilustrasikan 26 buku anak. Sementara Sesi Anak difasilitasi oleh Happy Rose yang telah menghasilkan banyak karya, dan mendapat penghargaan di Singapura dan Slovakia.
Peserta anak dan dewasa kemudian dipandu untuk membuat ilustrasi dari cerita yang mereka buat. Fasilitator memberikan panduan untuk membuat gambar karakter agar lebih hidup dan berkesan.
Banyak peserta yang mengaku belum berpengalaman dalam membuat gambar. Namun, fasilitator meyakinkan mereka untuk mencoba dan membuat ilustrasi sesuai kemampuan mereka.
Di akhir acara, peserta memberikan pesan dan kesannya terhadap lokakarya Semai Kisah. Salah satu peserta anak, Hazima mengaku kegiatan ini sangat seru. “Pokoknya seru banget. Ada gambar, ada mewarnai. Semoga pamerannya rame, ya” ujarnya.
Sementara salah satu peserta dewasa, Sofia, mengungkapkan bahwa RBA luar biasa. Ia berharap dengan kegiatan ini, RBA makin dikenal. “Harapannya nanti akan ada kegiatan lain yang menghadirkan penulis, yang jika diterbitkan akan menjadi bahan bacaan anak-anak, minimal (anak-anak di) Malang Raya”, tutupnya.
Sesi Luring ditutup dengan Co-Fasil yang mengingatkan untuk menyelesaikan ilustrasi, agar dapat dipamerkan di Perpustakaan Ruang Belajar Aqil pada 27 September 2026.
Ruang Belajar Aqil mengajak peserta dan warga Malang untuk menghadiri pameran karya, cerita anak bermuatan lokal Malang ini, di perpustakaan RBA yang berlokasi di Jl. Bareng Kulon VI No.1034, Bareng, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post