Upaya Pertahankan Sektor Peternakan Aman dari Wabah
Kondisi kesehatan hewan ternak di wilayah Kota Malang dipastikan berada dalam status aman dan bebas dari ancaman penyakit menular hingga memasuki awal Oktober 2026. Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (Dispangtan) terus memasang kuda-kuda pencegahan secara masif guna mempertahankan status bebas penularan tersebut.
Langkah preventif ini diwujudkan melalui percepatan program vaksinasi hewan ternak yang menyasar kantong-kantong peternakan warga di empat wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Sukun, Blimbing, Lowokwaru, dan Kedungkandang.
Capai Target 1.200 Dosis Vaksinasi Ternak
Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, mengungkapkan bahwa alokasi bantuan vaksin yang diterima Kota Malang terus dioptimalkan penyerapannya di lapangan. Dari total alokasi yang dikucurkan, mayoritas dosis telah sukses disuntikkan kepada hewan ternak milik peternak lokal.
“Alhamdulillah per awal bulan Oktober 2026, kondisi di Kota Malang nihil kasus PMK. Kota Malang mendapatkan jatah vaksin sebanyak 1.700 dosis dan hingga saat ini sudah berhasil direalisasikan sebanyak 1.200 dosis,” ujar Slamet saat memberikan keterangan resminya pada Rabu (7/10/2026).
Pelaksanaan vaksinasi gelombang terbaru ini dipicu sejak 5 Oktober 2026. Hanya dalam kurun waktu dua hari pertama penyisiran tim medis veteriner di lapangan, sebanyak 120 dosis vaksin telah berhasil disuntikkan secara tepat sasaran.
Bebas Kasus PMK dan LSD, Pengawasan Tetap Diperketat
Slamet menambahkan, pihak Dispangtan masih mengantongi sisa stok sebanyak 500 dosis vaksin PMK. Sisa alokasi ini akan disuntikkan secara bertahap dan berkala kepada ternak rentan dalam jangka waktu tiga bulan ke depan guna memastikan imunitas kelompok (herd immunity) tetap terjaga.
Tidak hanya berhasil menekan laju Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Kota Malang juga mencatatkan rekor bersih dari penularan penyakit kulit benjolan atau Lumpy Skin Disease (LSD) pada sapi dan kerbau.
“Alhamdulillah di Kota Malang nihil PMK, nihil LSD,” tegas Slamet menekankan keberhasilan pencegahan wabah di wilayahnya.
Kendati status Kota Malang saat ini benar-benar bersih dari wabah menular, jajaran Dispangtan Kota Malang mewanti-wanti para peternak agar tidak lengah. Para pemilik ternak diimbau untuk terus menerapkan prinsip bioskuriti, menjaga kebersihan kandang, memberikan asupan nutrisi seimbang, serta segera berkoordinasi dengan petugas lapangan jika menemukan gejala klinis yang mencurigakan pada hewan ternak mereka.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post