Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Perkuat Kendali Digital, Korporasi Kini Beralih ke Ekosistem Open Cloud/Kolaborasi Stevan Pasaribu dan Andi Rianto Ungkap Sisi Egosentris di Lagu Siapa Yang Tahan/JTP Group Tebar Promo Spesial di PRJ Surabaya 2026/Greenairy Hadirkan Menara Tanaman Pintar Pemurni Udara Otomatis untuk Area Perkantoran/Atasi Krisis Iklim, Indonesia Perkuat Kolaborasi Ekonomi Green Global/Pasukan Pemerintah Yaman Rebut Kembali Kota Strategis Mocha dari Kelompok Pemberontak/Strategi Digital Adleeva Perluas Jangkauan Pasar dan Perkuat Interaksi Konsumen/Bos Harrods Nobatkan Chanel dan Saint Laurent Bintang PFW Sekaligus Soroti Tren Rok/Pertamina dan Medco Jajaki Kolaborasi Kembangkan Proyek Bioetanol/Penyitaan Aset Hasil Kejahatan Jadi Tolok Ukur Baru Penegakan Hukum di Indonesia/Lajhuni Munyi Rangkum Khidmat Tradisi Maulid Lewat Nomor Anyar Bulân Molod/Kejar Predikat WTP Satu Dekade Pemkot Malang Mulai Perketat Mitigasi Anggaran/Healthleap Raih Pendanaan Rp596 Miliar untuk Kembangkan AI Pendeteksi Dini Pasien Kritis di Rumah Sakit/Potensi Silika Nasional Jadi Tulang Punggung Industri Solar Cell Tanah Air/Rupiah Menguat Usai Potensi Kenaikan Suku Bunga The Fed Meredup/
Perkuat Kendali Digital, Korporasi Kini Beralih ke Ekosistem Open Cloud/Kolaborasi Stevan Pasaribu dan Andi Rianto Ungkap Sisi Egosentris di Lagu Siapa Yang Tahan/JTP Group Tebar Promo Spesial di PRJ Surabaya 2026/Greenairy Hadirkan Menara Tanaman Pintar Pemurni Udara Otomatis untuk Area Perkantoran/Atasi Krisis Iklim, Indonesia Perkuat Kolaborasi Ekonomi Green Global/Pasukan Pemerintah Yaman Rebut Kembali Kota Strategis Mocha dari Kelompok Pemberontak/Strategi Digital Adleeva Perluas Jangkauan Pasar dan Perkuat Interaksi Konsumen/Bos Harrods Nobatkan Chanel dan Saint Laurent Bintang PFW Sekaligus Soroti Tren Rok/Pertamina dan Medco Jajaki Kolaborasi Kembangkan Proyek Bioetanol/Penyitaan Aset Hasil Kejahatan Jadi Tolok Ukur Baru Penegakan Hukum di Indonesia/Lajhuni Munyi Rangkum Khidmat Tradisi Maulid Lewat Nomor Anyar Bulân Molod/Kejar Predikat WTP Satu Dekade Pemkot Malang Mulai Perketat Mitigasi Anggaran/Healthleap Raih Pendanaan Rp596 Miliar untuk Kembangkan AI Pendeteksi Dini Pasien Kritis di Rumah Sakit/Potensi Silika Nasional Jadi Tulang Punggung Industri Solar Cell Tanah Air/Rupiah Menguat Usai Potensi Kenaikan Suku Bunga The Fed Meredup/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Kolaborasi Stevan Pasaribu dan Andi Rianto Ungkap Sisi Egosentris di Lagu Siapa Yang Tahan

by Malang Today
October 8, 2026
Kolaborasi Stevan Pasaribu Dan Andi Rianto Ungkap Sisi Egosentris Di

Kolaborasi Stevan Pasaribu Dan Andi Rianto Ungkap Sisi Egosentris Di

Promo Hujan Bonus Fiberzone #Internetcepatindonesia

Seni Melepas dan Elegi Batas Diri

Dalam dinamika hubungan asmara, seringkali kita terjebak dalam ilusi bahwa keteguhan hati adalah segalanya. Namun, apa jadinya jika keteguhan itu justru menjadi belenggu yang menyiksa? Inilah esensi emosional yang ditangkap dengan sangat apik dalam kolaborasi terbaru antara Stevan Pasaribu dan maestro musik Andi Rianto melalui single bertajuk “siapa yang tahan”.

Lagu ini bukan sekadar balada patah hati biasa. Ia adalah sebuah refleksi jujur tentang titik jenuh seseorang yang lelah berjuang sendirian. Ditulis bersama oleh Andi Rianto, Stevan Pasaribu, dan Kamga, liriknya memotret realita pahit tentang pasangan yang egois dan keras kepala, memaksa sang tokoh utama untuk akhirnya menatap cermin dan mengakui bahwa ia memiliki batas toleransi.

Simfoni Megah di Balik Luka

Kekuatan utama “siapa yang tahan” terletak pada kemasan produksinya yang megah. Andi Rianto, yang bertindak sebagai produser dan penata aransemen, tidak tanggung-tanggung dalam memberikan sentuhan kelas dunia. Ia melibatkan Budapest Scoring Orchestra—kelompok orkestra asal Hungaria yang jam terbangnya telah teruji dalam berbagai proyek film dan gim internasional—untuk memberikan kedalaman emosional pada aransemen musiknya.

Nuansa orkestral yang megah tersebut berpadu harmonis dengan elemen modern. Kehadiran Rishanda Singgih pada synth bass, Devinza Kendranata pada gitar, serta pukulan dramatis dari Rio Alief pada drum menciptakan ruang sonik yang luas dan megah. Tak berhenti di situ, kualitas audio lagu ini dipastikan prima melalui proses mastering oleh Randy Merrill dari Sterling Sound, Amerika Serikat, yang memberikan polesan akhir berstandar global.

Keberanian untuk Memilih Diri Sendiri

Stevan Pasaribu mengungkapkan bahwa pesan di balik lagu ini melampaui sekadar narasi perpisahan. Baginya, ini adalah tentang validasi diri. “Kadang kita bertahan bukan karena semuanya masih baik-baik saja, tapi karena masih berharap keadaan bisa berubah. Sampai akhirnya kita sadar bahwa hubungan itu nggak bisa diperjuangin sendirian,” ungkap Stevan.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa “siapa yang tahan” adalah sebuah manifestasi keberanian. Mengakui bahwa kita memiliki batas adalah bentuk tertinggi dari mencintai diri sendiri. Pesan ini diperkuat secara visual melalui video musik arahan Bagoes Tresna Adji, yang menampilkan dinamika hubungan toksik—mulai dari posesif hingga pengkhianatan—yang diperankan dengan intens oleh Nicholas Andersen dan Julliete Wirawan.

Setelah sukses dengan album perdana Harapan pada 2023 lalu, kolaborasi ini menjadi penanda evolusi musikalitas Stevan Pasaribu yang kian matang. Lewat “siapa yang tahan”, ia tidak hanya menyuguhkan lagu yang enak didengar, tetapi juga sebuah pengingat bagi siapa saja yang sedang berjuang di hubungan yang salah: bahwa terkadang, melepaskan adalah bentuk perjuangan yang paling mulia.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Lajhuni Munyi Rangkum Khidmat Tradisi Maulid Lewat Nomor Anyar Bulan

Lajhuni Munyi Rangkum Khidmat Tradisi Maulid Lewat Nomor Anyar Bulân Molod

by Malang Today
October 7, 2026

Lajhuni Munyi membawa napas segar dalam tradisi Maulid melalui karya Bulân Molod yang memadukan kekayaan budaya lokal dengan aransemen musik...

Meresapi Duka Kehilangan Melalui Lanskap Musik Emosional Whydeep Di Tembang

Meresapi Duka Kehilangan Melalui Lanskap Musik Emosional Whydeep di Tembang How Do You Get Paradise Back

by Malang Today
October 7, 2026

Musisi Malang Whydeep merilis single How Do You Get Paradise Back yang memadukan melodi melancholic dan narasi emosional tentang kehilangan.

Hantam Zona Nyaman Band Metal Wonosobo Children Of Distortion Ledakkan

Hantam Zona Nyaman, Band Metal Wonosobo Children of Distortion Ledakkan Single Terbaru

by Malang Today
October 7, 2026

Unit cyberpunk Wonosobo Children of Distortion merilis lagu anyar ajak pendengar dobrak zona nyaman lewat eksperimen audio visual nan memikat.

Mengudara Lewat Sail Prayers Skeim Gebrak Skena Musik Bersama Amunisi

Mengudara Lewat Sail Prayers, SKEIM Gebrak Skena Musik Bersama Amunisi Alt-Rock Memikat

by Malang Today
October 7, 2026

SKEIM resmi meramaikan kancah musik indie Malang lewat lagu Sail Prayers yang memadukan keindahan post-rock dan tema spiritual mendalam.

Sentuhan Emosional Enau Dan Rony Parulian Dalam Live Session Lagu

Sentuhan Emosional eńau dan Rony Parulian dalam Live Session Lagu Kamu dan Aku, Lelah

by Malang Today
October 7, 2026

eńau dan Rony Parulian menyajikan kolaborasi emosional lewat versi live session lagu Kamu dan Aku, Lelah dengan aransemen yang lebih...

Lahir Dari Balik Panggung Winky Wiryawan Afgan Dan Maxime Bouttier

Lahir dari Balik Panggung, Winky Wiryawan, Afgan, dan Maxime Bouttier Bentuk Proyek Kolaborasi AURA

by Malang Today
October 6, 2026

Berawal dari obrolan santai di belakang panggung konser, Winky Wiryawan, Afgan, dan Maxime Bouttier resmi bersatu membentuk proyek musik baru...

Menelisik Fiksi Dan Narasi Musikal Silampukau Lewat Stambul Arkipelagia

Menelisik Fiksi dan Narasi Musikal Silampukau Lewat Stambul Arkipelagia

by Malang Today
October 6, 2026

Unit folk Silampukau membeberkan narasi mendalam di balik album Stambul Arkipelagia yang mereka harapkan dapat ditafsirkan sebagai karya fiksi.

Menanti Delapan Tahun Gloria Jessica Dan Ade Govinda Akhirnya Meleburkan

Menanti Delapan Tahun, Gloria Jessica dan Ade Govinda Akhirnya Meleburkan Rasa dalam Album Kolaborasi Blue

by Malang Today
October 6, 2026

Gloria Jessica dan Ade Govinda merilis album kolaborasi Blue sebagai puncak pengerjaan karya mereka yang telah dinantikan selama delapan tahun.

Menjelajah Ranah Pop Personal Francis Karel Tandai Kepulangan Ke Jakarta

Menjelajah Ranah Pop Personal, Francis Karel Tandai Kepulangan ke Jakarta Lewat EP Purple Skies

by Malang Today
October 5, 2026

Francis Karel siap melepaskan rindu penggemar Jakarta lewat penampilan emosionalnya di panggung Purple Skies Festival mendatang.

Menembus Batas Nyaman Ahmad Abdul Rilis Singel Penuh Emosi Setelah

Menembus Batas Nyaman, Ahmad Abdul Rilis Singel Penuh Emosi Setelah Sekian Lama

by Malang Today
October 5, 2026

Musisi Ahmad Abdul resmi merilis singel Setelah Sekian Lama sebagai langkah berani mengeksplorasi lirik berbahasa Indonesia yang penuh makna emosional.

Discussion about this post

View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

7295
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.