MALANG TODAY – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia semakin memprihatinkan. Kepungan asap pekat di Sumatra dan Kalimantan tak hanya menurunkan indeks kualitas udara hingga ke level berbahaya, tetapi juga mulai memakan korban jiwa, khususnya dari kelompok masyarakat rentan.
Di saat masyarakat berjuang melawan pekatnya asap, kondisi krisis lingkungan ini turut menyita perhatian dunia internasional, termasuk aktor Hollywood sekaligus pegiat lingkungan ternama, Leonardo DiCaprio.
Dua Warga Meninggal Diduga Akibat Asap Karhutla
Di Palembang, Sumatra Selatan, seorang pengemudi ojek online bernama Hardiansyah (41) meninggal dunia setelah mengeluh sesak napas yang parah saat bangun pagi. Menurut sang istri, Rika Yunita Sari, suaminya memiliki riwayat asma yang kerap kambuh dan memburuk akibat terus bekerja menembus kabut asap pekat demi menafkahi keluarga.
Kisah serupa terjadi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Seorang guru sekolah dasar, Lisna, meninggal dunia usai mengalami sesak napas berat. Sebelum dihembuskan ke rumah sakit, Lisna sempat menyampaikan pesan terakhir kepada ibunya untuk menjaga anak perempuannya. Selama periode karhutla, riwayat asma yang diidap Lisna memburuk akibat perjalanan harian ke sekolah yang tertutup kabut asap.
Meskipun pemerintah daerah setempat menyatakan bahwa penyebab kematian harus dibuktikan secara medis melalui autopsi, kondisi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di wilayah-wilayah tersebut tercatat berada pada kategori sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.
Riset Ungkap Ancaman Kematian Dini Akibat Asap
Dampak buruk kabut asap tidak hanya dirasakan secara instan. Sebuah studi dari Environmental Health memperkirakan bahwa paparan partikel halus (PM2.5) dari asap karhutla di Sumatra dan Kalimantan berkontribusi pada sekitar 33.100 kematian dini orang dewasa dan 2.900 kematian bayi setiap tahunnya.
Para peneliti menekankan bahwa polusi dari kebakaran berulang memicu dampak kesehatan jangka panjang yang fatal, termasuk ratusan ribu kasus serangan asma berat pada anak-anak serta gangguan pernapasan akut.
Leonardo DiCaprio dan Sorotan Internasional
Krisis ekologi ini menarik perhatian aktor Leonardo DiCaprio. Melalui akun Instagram pribadinya, ia mengunggah video yang memperlihatkan penyelamatan orangutan yang terdesak akibat kebakaran hutan di Kalimantan. DiCaprio menyebut bahwa lebih dari lima juta orang telah terdampak oleh asap karhutla tersebut.
Unggahan tersebut memicu gelombang simpati dan kritik keras dari warganet global maupun nasional terkait keseriusan penanganan karhutla di Indonesia.
Aliansi Masyarakat Sipil Ungkap Alih Fungsi Lahan
Sejumlah organisasi lingkungan seperti Pantau Gambut dan Greenpeace Indonesia menegaskan bahwa karhutla berulang bukan sekadar fenomena alam atau akibat musim kemarau semata, melainkan akumulasi dari buruknya tata kelola ekosistem gambut.
Data dari Pantau Gambut menunjukkan bahwa sekitar 54 persen dari area yang terbakar pada periode 2015–2025 kini telah berubah menjadi perkebunan kelapa sawit dan tanaman industri akasia. Pembuatan kanal drainase di wilayah konsesi perusahaan dinilai menjadi penyebab utama pengeringan lahan gambut yang membuatnya sangat mudah terbakar.
Sementara itu, analisis citra satelit Greenpeace mencatat ribuan titik api yang sebagian besar terdeteksi berada di dalam wilayah konsesi perusahaan kelapa sawit dan kehutanan.
Penegakan Hukum dan Sanksi Perusahaan
Menanggapi krisis yang terjadi, pemerintah bersama aparat penegak hukum mengklaim telah mengambil tindakan tegas. Kementerian Kehutanan telah mencabut izin operasional sejumlah perusahaan yang terbukti melanggar dan membiarkan konsesinya terbakar, serta menjatuhkan sanksi administratif kepada puluhan korporasi lainnya.
Di sisi lain, jajaran Kepolisian Republik Indonesia menetapkan ratusan orang dan puluhan korporasi sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana karhutla di berbagai daerah. Langkah penegakan hukum ini diharapkan dapat memberikan efek jera agar krisis kesehatan dan lingkungan tidak terus berulang setiap tahun.

BBC Indonesia (atau BBC News Indonesia) adalah layanan berita berbahasa Indonesia dari lembaga penyiaran publik Britania Raya, British Broadcasting Corporation (BBC)











Discussion about this post