Kereta Api Jadi Pilihan Utama, Turis Asing yang Melintasi Jalur Selatan Jawa Meningkat 11 Persen
Kawasan Jawa Timur, khususnya wilayah yang terhubung melalui jalur selatan seperti Blitar dan sekitarnya, kini semakin dilirik oleh wisatawan mancanegara (WNA). Tren positif ini terlihat dari lonjakan jumlah turis asing yang memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk menjelajahi berbagai destinasi wisata, termasuk kawasan terdekat seperti Malang Raya. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatat sebanyak 8.305 pelanggan WNA telah menggunakan layanan kereta api sepanjang periode Januari hingga September 2026.
Capaian tersebut mengalami peningkatan signifikan sekitar 11 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 lalu, yang mencatatkan angka 7.486 penumpang asing. Fenomena ini menegaskan bahwa konektivitas antarkota berbasis rel semakin dipercaya oleh turis global sebagai sarana mobilitas yang aman, nyaman, dan efisien selama berlibur di Indonesia.
Rute Strategis Blitar–Jakarta Jadi Favorit Wisatawan Mancanegara
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa tren pertumbuhan ini mencerminkan tingginya mobilitas wisatawan asing yang tidak lagi hanya berpusat di kota-kota besar, melainkan terus meluas ke berbagai daerah di Jawa Timur. Jalur selatan yang menghubungkan wilayah Blitar—sebagai salah satu pintu gerbang menuju kawasan Malang Selatan dan sekitarnya—menuju Ibu Kota Jakarta menjadi salah satu koridor yang paling diminati.
“Lebih dari 8.305 WNA menggunakan layanan KAI hingga September 2026. Angka tersebut menunjukkan bahwa setelah tiba di Indonesia, perjalanan wisatawan berlanjut ke berbagai kota dengan kereta api. Mobilitas ini menjadi bagian penting dari perjalanan mereka menjelajahi destinasi di Indonesia,” ujar Tohari dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).
Berdasarkan catatan operasional, pada bulan Juni 2026, KA Singasari relasi Blitar–Pasarsenen menjadi armada pilihan utama dengan mengangkut sebanyak 102 penumpang asing. Memasuki puncak musim liburan pada Juli dan Agustus 2026, giliran KA Brantas dengan rute serupa yang mendominasi pilihan turis mancanegara, di mana pada bulan Juli saja tercatat ada 100 pelanggan WNA yang menggunakan kereta tersebut.
Memperkuat Konektivitas Wisata Antardaerah dan Layanan Berkualitas
Selain rute dari wilayah Blitar, peningkatan jumlah penumpang internasional juga tercatat di stasiun hub utama. Di Stasiun Madiun, total pelanggan WNA untuk layanan KA Jarak Jauh mencapai 2.655 orang sepanjang Januari–September 2026, naik 1,3 persen dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya yang berada di angka 2.622 orang.
Tohari menambahkan, pertumbuhan ini sebenarnya sudah terlihat sejak paruh pertama tahun ini. Selama Semester I 2026, pihak Daop 7 Madiun mencatat melayani 5.046 penumpang asing, atau naik 9 persen dari periode Semester I 2025 yang berjumlah 4.650 orang. Pola perjalanan ini membuktikan pentingnya peran transportasi publik yang terintegrasi dalam mendukung industri pariwisata daerah.
Menanggapi tren yang terus melejit ini, manajemen KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pelayanan, kebersihan, serta keamanan di seluruh Stasiun dan rangkaian kereta api. Langkah ini diharapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara yang hendak mengeksplorasi keindahan alam dan budaya di Jawa Timur.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post