Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Malaysia Jadi Pasar Utama Industri Kopi Yunnan/Indonesia Jajaki Mikroalga Jadi Bahan Bakar Penerbangan Ramah Lingkungan/Dua Opsi Konsekuensi Hukum dan Politik yang Membayangi Gibran: Pidana atau Pemakzulan/Rutan Kraksaan dan Dinkes Uji Sanitasi Air Demi Kesejahteraan Warga Binaan/Microsoft Rilis PC AI Berfitur Nvidia dengan Pembaruan Windows 11/Pertamina Jamin Kelancaran Pasokan BBM Kawasan Sirkuit Mandalika Jelang Gelaran Balap/Pangkalan RAF Fairford Dipastikan Aman Usai AS Tarik Pesawat Pengebom/Panas Gelombang Iklim Global Paksa Industri Modis Paris Fashion Week Merombak Total Strategi Koleksi Busana/Setelah 42 Tahun Absen, Indonesia Siap Buka Kembali Keran Ekspor Beras Ke Pasar Global/Perkuat Kendali Digital, Korporasi Kini Beralih ke Ekosistem Open Cloud/Kolaborasi Stevan Pasaribu dan Andi Rianto Ungkap Sisi Egosentris di Lagu Siapa Yang Tahan/JTP Group Tebar Promo Spesial di PRJ Surabaya 2026/Greenairy Hadirkan Menara Tanaman Pintar Pemurni Udara Otomatis untuk Area Perkantoran/Atasi Krisis Iklim, Indonesia Perkuat Kolaborasi Ekonomi Green Global/Pasukan Pemerintah Yaman Rebut Kembali Kota Strategis Mocha dari Kelompok Pemberontak/
Malaysia Jadi Pasar Utama Industri Kopi Yunnan/Indonesia Jajaki Mikroalga Jadi Bahan Bakar Penerbangan Ramah Lingkungan/Dua Opsi Konsekuensi Hukum dan Politik yang Membayangi Gibran: Pidana atau Pemakzulan/Rutan Kraksaan dan Dinkes Uji Sanitasi Air Demi Kesejahteraan Warga Binaan/Microsoft Rilis PC AI Berfitur Nvidia dengan Pembaruan Windows 11/Pertamina Jamin Kelancaran Pasokan BBM Kawasan Sirkuit Mandalika Jelang Gelaran Balap/Pangkalan RAF Fairford Dipastikan Aman Usai AS Tarik Pesawat Pengebom/Panas Gelombang Iklim Global Paksa Industri Modis Paris Fashion Week Merombak Total Strategi Koleksi Busana/Setelah 42 Tahun Absen, Indonesia Siap Buka Kembali Keran Ekspor Beras Ke Pasar Global/Perkuat Kendali Digital, Korporasi Kini Beralih ke Ekosistem Open Cloud/Kolaborasi Stevan Pasaribu dan Andi Rianto Ungkap Sisi Egosentris di Lagu Siapa Yang Tahan/JTP Group Tebar Promo Spesial di PRJ Surabaya 2026/Greenairy Hadirkan Menara Tanaman Pintar Pemurni Udara Otomatis untuk Area Perkantoran/Atasi Krisis Iklim, Indonesia Perkuat Kolaborasi Ekonomi Green Global/Pasukan Pemerintah Yaman Rebut Kembali Kota Strategis Mocha dari Kelompok Pemberontak/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Indonesia Jajaki Mikroalga Jadi Bahan Bakar Penerbangan Ramah Lingkungan

by Malang Today
October 8, 2026
Indonesia Jajaki Mikroalga Jadi Bahan Bakar Penerbangan Ramah Lingkungan

Indonesia Jajaki Mikroalga Jadi Bahan Bakar Penerbangan Ramah Lingkungan

Promo Hujan Bonus Fiberzone #Internetcepatindonesia

RI Bidik Mikroalga Jadi Bahan Baku Avtur Ramah Lingkungan

Pemerintah Indonesia tengah serius menjajaki potensi mikroalga sebagai bahan baku alternatif untuk avtur ramah lingkungan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF). Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari akselerasi transisi energi guna menekan ketergantungan pada impor bahan bakar fosil sekaligus memperkuat kedaulatan energi nasional.

Utusan Khusus Presiden untuk Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengkaji secara mendalam potensi mikroalga dalam memproduksi bahan bakar hijau ini.

“Mikroalga memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi SAF atau bahan bakar hijau,” ujar Hashim saat berbicara dalam forum investasi di Jakarta baru-baru ini.

Sinergi Karbon Industri dan Tantangan Komersialisasi

Hashim menjelaskan bahwa budidaya mikroalga membutuhkan beberapa komponen utama yang melimpah di Indonesia, seperti paparan sinar matahari, lahan kolam yang luas, tenaga kerja, serta pasokan karbon dioksida (CO2). Menariknya, emisi CO2 yang dihasilkan dari industri minyak dan gas bumi (migas) di dalam negeri dapat dimanfaatkan sebagai asupan nutrisi untuk mempercepat pertumbuhan mikroalga tersebut.

Secara biologis, mikroalga mampu menyerap CO2 selama masa pertumbuhannya dan menghasilkan kandungan minyak tinggi yang dapat dikonversi menjadi bahan bakar. Kendati demikian, tantangan besar masih membayangi komersialisasi teknologi ini. Pemerintah dan pelaku industri masih harus menjawab persoalan terkait tingginya biaya budidaya, kesiapan teknologi pemrosesan, kapasitas produksi massal, hingga analisis siklus emisi total dari bahan bakar yang dihasilkan.

Bagian dari Peta Jalan Biofuel Nasional

Inisiatif pengembangan mikroalga ini sejalan dengan ambisi besar Indonesia dalam memperluas strategi bahan bakar nabati (biofuel) yang mencakup sektor transportasi darat, penerbangan, dan industri lainnya.

Sebelumnya, pemerintah telah merancang peta jalan implementasi kebijakan biodiesel secara progresif. Setelah menerapkan mandatori B40 pada tahun 2025, pemerintah menargetkan peluncuran mandatori B50 pada Juli 2026. Kebijakan ini mewajibkan campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit pada bahan bakar solar. Program B50 ini diproyeksikan mampu menghemat devisa negara hingga Rp170 triliun (sekitar USD 9,5 miliar) dari pengurangan impor solar pada tahun 2026.

Selain mengoptimalkan industri kelapa sawit untuk green diesel dan avtur berbasis minyak jelantah (used cooking oil), diversifikasi ke sektor mikroalga diharapkan dapat memperkaya opsi bahan baku SAF di masa depan.

Sokong Ketahanan Pangan dan Program Makan Bergizi Gratis

Menariknya, pemanfaatan mikroalga tidak hanya terbatas pada sektor energi bersih. Hashim menambahkan bahwa organisme mikroskopis ini juga kaya akan nutrisi dan dapat diolah menjadi pakan ternak serta produk protein tinggi, seperti yang dihasilkan dari varietas Spirulina dan Chlorella.

Potensi protein berbasis mikroalga ini dinilai sangat strategis untuk mendukung program prioritas pemerintah, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan mengoptimalkan produksi protein lokal dari mikroalga, Indonesia berpeluang besar memangkas ketergantungan pada impor bahan baku protein dan memperkuat ketahanan pangan nasional secara mandiri.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Malaysia Jadi Pasar Utama Industri Kopi Yunnan

Malaysia Jadi Pasar Utama Industri Kopi Yunnan

by Xinhua News
October 8, 2026

Malaysia kini menjadi pasar utama industri kopi Yunnan yang terus berkembang pesat dan semakin diminati di kawasan Asia Tenggara.

Dua Opsi Konsekuensi Hukum Dan Politik Yang Membayangi Gibran Pidana

Dua Opsi Konsekuensi Hukum dan Politik yang Membayangi Gibran: Pidana atau Pemakzulan

by Malang Today
October 8, 2026

Analisis pakar SEO memprediksi dua skenario hukum bagi Gibran Rakabuming Raka: menghadapi tuntutan pidana atau diproses melalui pemakzulan.

Pertamina Jamin Kelancaran Pasokan Bbm Kawasan Sirkuit Mandalika Jelang Gelaran

Pertamina Jamin Kelancaran Pasokan BBM Kawasan Sirkuit Mandalika Jelang Gelaran Balap

by Malang Today
October 8, 2026

Pertamina menyiagakan SPBU di jalur menuju Sirkuit Mandalika guna menjamin kelancaran pasokan BBM bagi para pengunjung dan penonton.

Pangkalan Raf Fairford Dipastikan Aman Usai As Tarik Pesawat Pengebom

Pangkalan RAF Fairford Dipastikan Aman Usai AS Tarik Pesawat Pengebom

by Xinhua News
October 8, 2026

AS menarik pesawat pengebom dari Pangkalan RAF Fairford di Inggris tetapi lokasi strategis militer tersebut dipastikan tetap beroperasi aman.

Panas Gelombang Iklim Global Paksa Industri Modis Paris Fashion Week

Panas Gelombang Iklim Global Paksa Industri Modis Paris Fashion Week Merombak Total Strategi Koleksi Busana

by Malang Today
October 8, 2026

Tren fashion Paris Fashion Week kini beradaptasi dengan iklim panas ekstrem demi kenyamanan busana musim panas yang tetap elegan dan...

Setelah 42 Tahun Absen Indonesia Siap Buka Kembali Keran Ekspor

Setelah 42 Tahun Absen, Indonesia Siap Buka Kembali Keran Ekspor Beras Ke Pasar Global

by Malang Today
October 8, 2026

Indonesia resmi melanjutkan ekspor beras setelah 42 tahun terhenti guna memperkuat ketahanan pangan dunia dan meningkatkan perekonomian nasional.

Perkuat Kendali Digital Korporasi Kini Beralih Ke Ekosistem Open Cloud

Perkuat Kendali Digital, Korporasi Kini Beralih ke Ekosistem Open Cloud

by Malang Today
October 8, 2026

Ekosistem open cloud menjadi solusi strategis korporasi untuk tingkatkan efisiensi, perkuat kendali digital, dan cegah ketergantungan vendor.

Atasi Krisis Iklim Indonesia Perkuat Kolaborasi Ekonomi Green Global

Atasi Krisis Iklim, Indonesia Perkuat Kolaborasi Ekonomi Green Global

by Malang Today
October 8, 2026

Indonesia resmi memperkuat kerja sama global demi mengatasi dampak krisis iklim dan mendorong pembangunan berkelanjutan.

Pasukan Pemerintah Yaman Rebut Kembali Kota Strategis Mocha Dari Kelompok

Pasukan Pemerintah Yaman Rebut Kembali Kota Strategis Mocha dari Kelompok Pemberontak

by Xinhua News
October 8, 2026

Pasukan pemerintah Yaman berhasil merebut kembali kota pelabuhan strategis Mocha dari cengkeraman pemberontak Houthi dalam pertempuran sengit.

Bos Harrods Nobatkan Chanel Dan Saint Laurent Bintang Pfw Sekaligus

Bos Harrods Nobatkan Chanel dan Saint Laurent Bintang PFW Sekaligus Soroti Tren Rok

by Malang Today
October 7, 2026

Bos Harrods soroti pesona Chanel dan Saint Laurent di Paris Fashion Week sekaligus ungkap tren rok terkini yang siap mendominasi...

Discussion about this post

View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

7331
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.