AMMAN — Pemerintah Yordania terus membenahi infrastruktur pariwisata dan mengoptimalkan layanan industri pelesiran demi menarik lebih banyak wisatawan asal Tiongkok. Langkah strategis ini diambil untuk memanfaatkan potensi pasar wisatawan Asia Timur yang terus berkembang.
Menteri Pariwisata dan Kepurbakalaan Yordania, Imad Hijazeen, menyatakan bahwa peningkatan ini mencakup pembenahan fasilitas fisik hingga penyiapan sumber daya manusia. Yordania berkomitmen menonjolkan kekayaan situs arkeologi, keindahan alam, serta beragam paket wisata mulai dari budaya, pendidikan, medis, hingga petualangan.
Fasilitas Berbahasa Mandarin dan Promosi Gencar
Sebagai langkah nyata di lapangan, Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Yordania mulai memasang rambu-rambu jalan dan papan informasi situs bersejarah yang dilengkapi dengan teks berbahasa Mandarin. Pelatihan khusus juga diberikan kepada para pemandu wisata lokal agar fasih berbahasa Mandarin.
Selain pembenahan di dalam negeri, Badan Pariwisata Yordania bergerak aktif menjangkau pasar Tiongkok secara langsung. Mereka telah membuka kantor perwakilan di Tiongkok serta meluncurkan fitur versi bahasa Mandarin pada situs web resmi pariwisata Yordania guna memudahkan calon wisatawan mendapatkan informasi.
Rute Penerbangan Langsung dan Peringatan Diplomatik
Upaya penguatan sektor pariwisata ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan resmi Raja Abdullah II ke Tiongkok beberapa waktu lalu. Salah satu poin penting dari kerja sama ini adalah persiapan maskapai nasional Royal Jordanian Airlines untuk membuka rute penerbangan langsung yang menghubungkan Amman dan Beijing.
Tak hanya itu, Yordania juga berencana menggelar perayaan Tahun Baru Imlek berskala besar tahun depan. Acara ini dirancang sebagai bagian dari rangkaian menyambut peringatan 50 tahun hubungan diplomatik antara Yordania dan Tiongkok yang jatuh pada tahun 2027 mendatang.
Sektor pariwisata dinilai mampu menjadi jembatan efektif untuk mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara sekaligus memupuk rasa saling pengertian antarbudaya.
Pemanfaatan Teknologi untuk Pelestarian Warisan Budaya
Di samping daya tarik wisata, Yordania membidik peluang kemitraan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dengan Tiongkok, khususnya untuk pelestarian benda cagar budaya.
Kemajuan pesat teknologi Tiongkok diharapkan dapat membantu Yordania dalam meningkatkan sistem pemantauan, pendokumentasian, hingga analisis situs-situs arkeologi bernilai tinggi. Kemitraan ini diyakini bakal menghadirkan solusi yang lebih modern dan efektif dalam menjaga kelestarian warisan budaya Yordania di masa depan.

Xinhuanet is a comprehensive service-oriented news information portal and the most influential online media in China











Discussion about this post