JAKARTA — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mencabut penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan saham tiga emiten yang melantai di pasar modal domestik. Mulai sesi I perdagangan Kamis, 8 Oktober 2026, transaksi saham untuk ketiga perseroan tersebut telah dibuka kembali, baik di pasar reguler maupun pasar tunai.
Adapun ketiga emiten yang kini kembali dapat ditransaksikan oleh para pelaku pasar adalah PT Pool Advista Finance Tbk (POLA), PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE), dan PT Charnic Capital Tbk (NICK). Langkah pemulihan status perdagangan ini diumumkan otoritas bursa guna mengembalikan dinamika transaksi pasar secara normal setelah sebelumnya dilakukan langkah pengawasan intensif.
Langkah Perlindungan dan Stabilisasi Pasar
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan bahwa tindakan pembekuan sementara yang sempat diberlakukan pada ketiga saham tersebut berstatus sebagai mekanisme cooling down. Kebijakan ini dipicu oleh adanya peningkatan harga saham kumulatif yang signifikan dalam kurun waktu relatif singkat.
Menurut Yulianto, jeda perdagangan tersebut sengaja diterapkan sebagai bentuk perlindungan investor guna menjaga iklim investasi tetap kondusif. “Penghentian sementara dilakukan untuk memberikan waktu kepada investor dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada, untuk setiap pengambilan keputusan investasinya,” ungkapnya dalam keterbukaan informasi resmi Otoritas Bursa.
Rekam Jejak Lonjakan Harga Saham
Sebelum suspensi dibuka kembali, ketiga saham emiten ini mencatatkan pergerakan harga yang sangat agresif di pasar sekunder. Saham POLA disuspensi sejak 7 Oktober 2026 setelah harga sahamnya melonjak tajam hingga 111,5% dalam kurun satu bulan terakhir, serta melesat 100% sejak awal tahun (year to date/ytd).
Sementara itu, saham BIKE yang sempat dibekukan sejak 29 September 2026 recorded lonjakan sebesar 81,3% dalam tempo satu bulan, serta membukukan apresiasi harga mencapai 95,4% ytd. Di sisi lain, saham NICK yang telah disuspensi sejak 21 September 2026 mencatatkan kenaikan 17,5% dalam sebulan terakhir, dengan performa spektakuler melonjak 131,1% ytd.
Dengan dibukanya kembali akses transaksi ini, otoritas bursa secara tegas mengimbau para investor dan pelaku pasar modal untuk senantiasa mencermati setiap keterbukaan informasi serta perkembangan fundamental yang dirilis oleh masing-masing perseroan sebelum mengambil keputusan investasi.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post