Panggung mode global kembali mengarahkan pandangannya ke London. Gelaran London Fashion Week (LFW) resmi dibuka dengan menjanjikan parade kreativitas yang memikat selama lima hari ke depan. Musim ini, atmosfer ibu kota Inggris tersebut terasa jauh lebih hidup dan dinamis. Antusiasme membubung tinggi berkat kembalinya label legendaris Mulberry ke panggung runway, kembalinya McQueen ke rumah spiritualnya di London, hingga debut mengejutkan dari raitel raksasa M&S di panggung LFW.
Namun, daya tarik LFW tidak hanya bertumpu pada nama-nama besar tersebut. Kekuatan sesungguhnya terletak pada kurasi apik yang mempertemukan talenta global, desainer muda berbakat, hingga maestro mode yang konsisten berkarya. Salah satu yang paling mencuri perhatian di awal pekan mode ini adalah kolaborasi apik desainer Daniel W Fletcher untuk label asal Cina, Mithridate, yang sukses menyajikan salah satu koleksi terkuat untuk menyambut musim semi/panas (SS27).
Nostalgia Era 80-an dan Sentuhan Militer yang Modern
Koleksi busana pria dan wanita yang dihadirkan Daniel W Fletcher kali ini sarat akan garis rancang khasnya yang presisi, terutama pada teknik tailoring yang tajam. Fletcher membawa kita bernostalgia ke era 1980-an, lengkap dengan sentuhan gaya militer yang tangguh namun tetap anggun. Alih-alih menampilkan gaya ala serial dinasti yang berlebihan atau motif kamuflase yang kaku, ia menerjemahkannya ke dalam estetika yang jauh lebih modern dan relevan.
Meskipun beberapa siluet bahu tegas (exaggerated shoulders) tampak teatrikal, sebagian besar koleksi ini justru sangat fungsional dan siap pakai. Tengok saja rok pensil longgar sepanjang lutut, rok mini bersiluet gelembung (bubble skirts) yang jenaka, hingga kemeja berdetail pangkat militer (epaulette) yang tegas. Jaket berpotongan ramping dengan kancing kuningan berpadu manis dengan blouson longgar yang kasual, kemeja pria klasik, serta korset lebar (cummerbund) yang dikenakan tinggi di pinggang maupun rendah di pinggul.
Sentuhan Romantisisme Baru yang Teatrikal
Ada embusan gaya New Romantics yang kental dalam koleksi ini. Namun, Fletcher berhasil menjaga agar rancangannya tidak terlihat seperti kostum panggung, melainkan pakaian siap pakai yang elegan untuk transisi dari siang hingga malam hari.
Sebagai sebuah pertunjukan mode, elemen teatrikal tentu tetap dihadirkan. Pengaruh gaya ikonik Madonna di era 80-an muncul lewat atasan korset yang dipadukan dengan tali suspender yang menjuntai. Salah satu momen yang paling memikat perhatian para fotografer di baris depan adalah kombinasi rompi korset yang jenaka dengan rok tutu bervolume, mengingatkan kita pada perpaduan gaya pemberontak ala Madonna dan karakter modis Carrie Bradshaw.
Keseimbangan Antara Kenyamanan dan Kepraktisan Busana
Mengingat koleksi ini dirancang untuk Mithridate yang mengutamakan kenyamanan, fokus utama tetap diletakkan pada aspek wearability dan teknik tumpuk (layering) di atas kemeja maskulin, alih-alih menonjolkan sensualitas yang agresif. Kemeja pria klasik menjadi fondasi penting untuk koleksi pria maupun wanita musim ini, bersanding harmonis dengan kaus rugbi bergaris bergaya preppy serta sweter rajut kabel yang halus.
Bagi lini busana pria, koleksi ini juga menegaskan bahwa setelan jas double-breasted berpotongan longgar masih menjadi tren utama yang mendominasi masa depan mode maskulin.
Palet Warna Musim Gugur untuk Musim Semi
Keunikan lain dari koleksi ini terletak pada pemilihan palet warna. Meski ditujukan untuk musim semi, Fletcher justru memilih spektrum warna yang hangat dan cenderung autumnal. Warna kuning matahari dan merah muda yang cerah bersanding dengan warna merah menyala yang tak lekang oleh waktu, hijau khas cuaca sejuk, cokelat tanah, serta biru dan abu-abu yang tenang.
Pilihan warna ini merupakan langkah cerdas dan realistis. Mengingat koleksi musim semi biasanya mulai dipasarkan saat cuaca di luar ruangan masih terasa dingin, Fletcher memastikan bahwa setiap potong busana dalam koleksi ini tetap praktis, fungsional, dan nyaman dikenakan sepanjang masa transisi cuaca.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post