Sinergi Strategis Pemkab dan PCNU Kabupaten Malang Resmi Diteken di Bululawang
KABUPATEN MALANG – Langkah konkrit untuk mempercepat pembangunan dan pengentasan persoalan sosial di wilayah Kabupaten Malang memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten Malang resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Pondok Pesantren Al Munawariyah, Kecamatan Bululawang.
Kesepakatan penting ini dimeterai langsung oleh Bupati Malang HM Sanusi bersama Ketua PCNU Kabupaten Malang KH Hamim Kholili di sela pembukaan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) III PCNU Kabupaten Malang. Kemitraan ini dirancang untuk menyasar berbagai sektor vital yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat akar rumput di Bumi Kanjuruhan.
Fokus Program Kesejahteraan: Dari UMKM Hingga Guru Ngaji
Kerja sama lintas sektor ini tidak hanya berfokus pada pembinaan keagamaan, melainkan menyasar pembenahan struktur ekonomi dan pendidikan warga. Beberapa poin utama dalam nota kesepahaman tersebut mencakup program percepatan pengentasan kemiskinan, pendampingan serta pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga penguatan sektor pertanian lokal.
Selain sektor ekonomi, perhatian khusus juga dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan para guru ngaji, pengembangan potensi pondok pesantren, serta penguatan kualitas pendidikan di lingkungan madrasah. Langkah ini dinilai sebagai respon nyata atas kebutuhan krusial masyarakat Kabupaten Malang saat ini.
Ketua PCNU Kabupaten Malang, KH Hamim Kholili, menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial organisasi dalam mendampingi warga. Menurutnya, NU memiliki kewajiban moral untuk hadir memberikan solusi atas tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
“PCNU akan terus bermitra dengan pemerintah dalam mendorong program-program Pemerintah Kabupaten Malang agar memberikan dampak langsung, bermanfaat, dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Malang, khususnya warga NU,” tegas sosok yang akrab disapa Gus Hamim tersebut.
Manfaatkan Jaringan Akar Rumput Hingga Tingkat Desa
Gus Hamim menambahkan, struktur kepengurusan NU yang mengakar hingga ke tingkat kecamatan (MWCNU) dan desa (PRNU) merupakan modal sosial yang sangat besar. Jaringan yang solid ini siap dioptimalkan untuk mengawal seluruh program pembangunan agar terdistribusi secara transparan, efektif, dan tepat sasaran.
Di sisi lain, Bupati Malang HM Sanusi memberikan apresiasi tinggi atas komitmen PCNU Kabupaten Malang. Ia menilai keterlibatan aktif organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan seperti NU sangat dibutuhkan untuk menciptakan pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan PCNU diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan, terutama yang berkaitan langsung dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat serta peningkatan kualitas hidup warga,” ujar Sanusi.
Pelaksanaan Muskercab III PCNU Kabupaten Malang ini pada akhirnya tidak sekadar menjadi ajang evaluasi internal dan penyusunan konsolidasi organisasi. Momentum ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ikatan kolaboratif antara umara dan ulama demi mewujudkan Kabupaten Malang yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post