JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan melalui fasilitasi legalitas usaha. Sepanjang periode 2023 hingga 2026, perbankan pelat merah ini melalui program BRI Peduli sukses mendampingi 730 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga berhasil mengantongi sertifikat halal untuk 4.732 produk makanan dan minuman dengan tingkat kelulusan verifikasi mencapai 100 persen.
Langkah strategis ini menjadi bagian dari percepatan integrasi sektor UMKM nasional menuju implementasi kebijakan Wajib Halal yang ditetapkan pemerintah pada Oktober 2026. Keberhasilan pendampingan yang mencakup penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), audit bahan baku, hingga sidang Komisi Fatwa tersebut mengantarkan BRI meraih penghargaan Excellence in Advancing Halal Readiness through Inclusive Financial Access for Micro and Small Enterprises (MSEs) dalam ajang Indonesia Halal Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Apresiasi Kemitraan Terukur dan Jaringan Inklusi Luas
Direktur Kemitraan dan Kerja Sama BPJPH Republik Indonesia, Fertiana Santy, mengungkapkan bahwa kemitraan yang dibangun antara BRI dan BPJPH dinilai sebagai model kolaborasi paling efektif dan terukur di klaster lembaga keuangan. Program ini dinilai tidak sekadar formalitas seremonial, melainkan memberikan dampak riil terhadap kesiapan komersial pelaku usaha kecil.
“Angka 730 UMKM dengan 4.732 produk yang berhasil memperoleh sertifikat halal menunjukkan output nyata dalam menopang kesiapan pelaku usaha mikro dan kecil. BRI mampu menggabungkan kekuatan jaringan inklusi keuangan berskala nasional dengan mekanisme pendampingan halal yang presisi,” ujar Fertiana yang juga bertindak sebagai anggota Dewan Juri Indonesia Halal Awards 2026.
Lebih lanjut, BPJPH menyoroti pemanfaatan infrastruktur jaringan fisik dan digital BRI yang masif. Keberadaan lebih dari 1,1 juta agen BRILink yang tersebar di lebih dari 66.000 desa di seluruh Indonesia menjadi saluran alami untuk memperluas jangkauan sertifikasi halal hingga ke pelosok daerah yang selama ini sulit tersentuh mekanisme konvensional.
Konsistensi Program dan Target Komersial UMKM
Program pendampingan sertifikasi halal yang dijalankan BRI bersifat multi-tahun dan menunjukkan tren peningkatan yang konsisten. Rekam jejak keberhasilan program ini mencatatkan partisipasi 200 UMK pada 2023, berlanjut ke 77 pelaku UMK dari 14 provinsi pada 2024, serta 70 UMK dengan 404 produk pada 2025, sebelum mencapai akumulasi 730 UMKM pada 2026.
Executive Vice President BRI, Mochamad Choliq, menegaskan bahwa legalitas halal kini telah bertransformasi dari sekadar pemenuhan regulasi menjadi instrumen penting dalam meningkatkan daya saing dan akses pasar bagi UMKM.
“Sejak berdiri pada 1895, BRI secara konsisten mengawal perjalanan ekonomi kerakyatan. Pendampingan sertifikasi halal adalah bentuk kontemporer dari komitmen tersebut. Menyongsong era Wajib Halal Oktober 2026, kami berkomitmen memperluas jangkauan pendampingan melalui jaringan BRILink dan Rumah BUMN. Target kami bukan hanya memastikan pelaku UMK mengantongi sertifikat, tetapi juga siap secara komersial untuk bersaing di pasar halal yang kian kompetitif,” jelas Choliq.
Kinerja Keuangan Kokoh Penopang Pemberdayaan
Aktivitas pemberdayaan UMKM yang agresif ini disokong oleh fundamental keuangan perseroan yang sangat solid. Sebagai bank dengan fokus UMKM terbesar di Indonesia, BRI membukukan total aset sebesar Rp2.135,37 triliun pada akhir 2025, atau tumbuh 7,1 persen secara tahunan (YoY).
Portofolio penyaluran kredit BRI tercatat mencapai Rp1.521,49 triliun, yang turut mendorong perolehan laba bersih perseroan hingga Rp57,132 triliun. Dari sisi perbankan digital, platform super apps BRImo telah melayani 45,9 juta pengguna aktif.
Infrastruktur transaksi dan pembiayaan tersebut dipadukan dengan berbagai program pemberdayaan terintegrasi seperti LinkUMKM, Rumah BUMN, Desa BRILiaN, serta Klasterku Hidupku. Kapabilitas BRI dalam mendorong inklusi keuangan berkelanjutan ini juga diakui secara global, terbukti dengan raihan predikat Best Bank for Financial Inclusion dari FinanceAsia, Best SME Bank in Indonesia dari The Asian Banker, serta menempati posisi ke-349 dalam daftar Forbes Global 2000.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post