Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Revolusi Rok Prada Kuasai Panggung Utama Milan Fashion Week/Ancam Iran dengan Hukuman Berat, Trump Justru Buka Peluang Negosiasi Baru/Dilema Parkir Jakarta: Bayang-bayang Pungli dan Kebocoran Retribusi Daerah Masih Marak/Karhutla Gunung Kawi Capai 385 Hektare, Tim Gabungan Siaga Penuh Pantau Titik Api/Qualcomm Rilis Dua Chipset Smartphone Baru Berbasis Efisiensi AI Native/Widi Wardhana Dorong Potensi Wisata Bahari Indonesia di Panggung Internasional Monako/Perbankan Dunia Peringatkan Bahaya Bot Belanja AI Terhadap Ancaman Penipuan dan Kebocoran Data/Jelang Piala ASEAN FIFA, Timnas Indonesia Lakoni Dua Perubahan Skuad di Menit Akhir/Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kebayoran Lama Ludes Terbakar/Eksplorasi Spektrum Emo Musisi Malang Manaditara Berkelakar Melalui Singel Never Enough/Wisata Bromo Kembali Dibuka, Pengunjung Imbau Tetap Waspada Bahaya Kebakaran Susulan/Grup Peretas ShinyHunters Klaim Bobol FBI dan Curi Data Agen Hingga Pelamar Kerja/Dukung UMKM Naik Kelas, BRI Berhasil Dorong 730 Usaha Mikro Mengantongi Sertifikat Halal/Banjir Bandang Solok Tewaskan Dua Orang dan Rendam Ratusan Rumah Tangga/Produksi Serat Global Tembus Rekor Tertinggi Dipicu Melonjaknya Material Sintetis/
Revolusi Rok Prada Kuasai Panggung Utama Milan Fashion Week/Ancam Iran dengan Hukuman Berat, Trump Justru Buka Peluang Negosiasi Baru/Dilema Parkir Jakarta: Bayang-bayang Pungli dan Kebocoran Retribusi Daerah Masih Marak/Karhutla Gunung Kawi Capai 385 Hektare, Tim Gabungan Siaga Penuh Pantau Titik Api/Qualcomm Rilis Dua Chipset Smartphone Baru Berbasis Efisiensi AI Native/Widi Wardhana Dorong Potensi Wisata Bahari Indonesia di Panggung Internasional Monako/Perbankan Dunia Peringatkan Bahaya Bot Belanja AI Terhadap Ancaman Penipuan dan Kebocoran Data/Jelang Piala ASEAN FIFA, Timnas Indonesia Lakoni Dua Perubahan Skuad di Menit Akhir/Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kebayoran Lama Ludes Terbakar/Eksplorasi Spektrum Emo Musisi Malang Manaditara Berkelakar Melalui Singel Never Enough/Wisata Bromo Kembali Dibuka, Pengunjung Imbau Tetap Waspada Bahaya Kebakaran Susulan/Grup Peretas ShinyHunters Klaim Bobol FBI dan Curi Data Agen Hingga Pelamar Kerja/Dukung UMKM Naik Kelas, BRI Berhasil Dorong 730 Usaha Mikro Mengantongi Sertifikat Halal/Banjir Bandang Solok Tewaskan Dua Orang dan Rendam Ratusan Rumah Tangga/Produksi Serat Global Tembus Rekor Tertinggi Dipicu Melonjaknya Material Sintetis/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Dilema Parkir Jakarta: Bayang-bayang Pungli dan Kebocoran Retribusi Daerah Masih Marak

by Malang Today
September 23, 2026
Dilema Parkir Jakarta Bayang Bayang Pungli Dan Kebocoran Retribusi Daerah Masih

Dilema Parkir Jakarta Bayang Bayang Pungli Dan Kebocoran Retribusi Daerah Masih

Persoalan perparkiran di Jakarta terus menjadi sorotan publik. Praktik parkir liar, penetapan tarif yang tidak sesuai ketentuan, hingga transaksi tunai tanpa pencatatan resmi mengindikasikan masih lemahnya tata kelola perparkiran di Ibu Kota. Kondisi ini tidak hanya memicu kebocoran penerimaan daerah, tetapi juga membebani masyarakat pengguna jalan.

Analis Kebijakan Transportasi sekaligus Ketua Koalisi Warga untuk Transportasi (KAWAT) Indonesia, Azas Tigor Nainggolan, menilai persoalan ini merupakan masalah klasik yang tak kunjung usai meski telah berlangsung puluhan tahun. Menurutnya, fokus pembenahan tidak boleh hanya tertuju pada subjek pengelola, melainkan pada keandalan sistem secara keseluruhan.

“Masalahnya bukan sekadar siapa yang mengelola parkir, tetapi bagaimana sistemnya dibangun agar pendapatan tercatat, pelayanan terjamin, dan parkir menjadi bagian dari manajemen transportasi,” ujar Tigor dalam keterangannya pada Rabu (23/9/2026).

Jejak Sejarah Tata Kelola Parkir Ibu Kota

Tigor menjelaskan bahwa aktivitas perparkiran di Jakarta memiliki rekam jejak panjang sejak zaman kolonial. Merujuk pada buku Historical Sites of Jakarta (2000) karya Pater A. Heuken, SJ, praktik pengelolaan kendaraan berhenti yang dikenal dengan sebutan “Jaga Oto” awalnya dikelola secara mandiri oleh warga setempat di berbagai kawasan.

Seiring pesatnya pertumbuhan kota dan peningkatan jumlah kendaraan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mengambil alih pengelolaan guna melegalisasi dan menata aktivitas tersebut. Lintas transformasi kelembagaan pun mencatat sejarah panjang:

  • Tahun 1972: Pemprov DKI Jakarta mendirikan PT Parkir Jaya sebagai badan pengelola resmi.
  • Tahun 1977: Setelah PT Parkir Jaya dibubarkan, dibentuk Badan Otorita Pengelola Parkir (BOPP).
  • Tahun 1979: BOPP digantikan oleh Badan Pengelolaan Perparkiran (BP Parkir).

Perubahan struktur kelembagaan yang berulang kali terjadi menunjukkan ikhtiar pemerintah untuk menarik aktivitas perparkiran informal ke dalam sistem resmi. Namun, Tigor menekankan bahwa bongkar-pasang lembaga tidak otomatis menyelesaikan akar masalah di lapangan, terutama terkait pengawasan dan kebocoran pendapatan.

Tiga Fungsi Krusial Manajemen Perparkiran

Berdasarkan riset yang digagas bersama Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA Jakarta) pada rentang 2005–2006, Tigor menggarisbawahi tiga fungsi utama perparkiran yang wajib diintegrasikan oleh pemerintah daerah:

  • Manajemen Transportasi: Parkir berfungsi mengendalikan penggunaan kendaraan pribadi guna menekan laju kemacetan lalu lintas.
  • Sumber Pendapatan Daerah: Pengelolaan retribusi harus mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas untuk mencegah kebocoran anggaran.
  • Pelayanan Publik: Negara wajib menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi setiap pengguna fasilitas parkir.

Kajian mendalam tersebut telah dibukukan dengan judul Politik Perparkiran Jakarta (2006) dan sempat diserahkan langsung kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta saat itu, Fauzi Bowo. Saat ini, kewenangan perparkiran berada di bawah kendali Dinas Perhubungan DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Perparkiran yang bertugas mengawasi pelayanan, pemungutan retribusi, hingga penertiban.

Temuan Lapangan dan Urgensi Digitalisasi

Meski regulasi telah memadai, penyimpangan di lapangan masih marak terjadi. Baru-baru ini, Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, menemukan indikasi ketidaksesuaian tarif dan prosedur parkir di kawasan Jalan Sumenep, Menteng, pada 18 September 2026. Arifin mendapati variasi tarif tidak resmi mulai dari Rp2.000 hingga Rp5.000 yang dipungut tanpa kejelasan aturan.

Pengalaman serupa juga dialami langsung oleh Tigor saat memanfaatkan fasilitas parkir resmi di area Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. “Saya parkir tidak lebih dari satu jam, tetapi ketika akan pulang diminta membayar Rp15.000 secara tunai. Padahal seharusnya ada mekanisme pembayaran resmi,” ungkapnya.

Guna menghentikan praktik pungutan liar dan kebocoran retribusi, Pemprov DKI Jakarta didesak untuk memperkuat sistem pengawasan berbasis teknologi digital. Penerapan pembayaran non-tunai yang terintegrasi secara ketat dinilai menjadi kunci utama agar setiap transaksi terrekam secara real-time dan transparan.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Revolusi Rok Prada Kuasai Panggung Utama Milan Fashion Week

Revolusi Rok Prada Kuasai Panggung Utama Milan Fashion Week

by Malang Today
September 23, 2026

Prada mendominasi panggung Milan Fashion Week dengan menampilkan pesona rokok rok dalam berbagai desain ikonis yang memukau para pecinta mode.

Ancam Iran Dengan Hukuman Berat Trump Justru Buka Peluang Negosiasi

Ancam Iran dengan Hukuman Berat, Trump Justru Buka Peluang Negosiasi Baru

by Malang Today
September 23, 2026

Donald Trump mengancam Iran dengan konsekuensi berat namun secara mengejutkan membuka peluang dialog baru demi meredakan ketegangan global.

Widi Wardhana Dorong Potensi Wisata Bahari Indonesia Di Panggung Internasional

Widi Wardhana Dorong Potensi Wisata Bahari Indonesia di Panggung Internasional Monako

by Malang Today
September 23, 2026

Widi Wardhana mengusung visi potensi wisata bahari Indonesia ke tingkat dunia dalam ajang bergengsi EY World Entrepreneur of the Year...

Perbankan Dunia Peringatkan Bahaya Bot Belanja Ai Terhadap Ancaman Penipuan

Perbankan Dunia Peringatkan Bahaya Bot Belanja AI Terhadap Ancaman Penipuan dan Kebocoran Data

by Malang Today
September 23, 2026

Bank peringatkan bahaya bot belanja AI yang memicu risiko penipuan dan kebocoran data pribadi. Simak panduan belanja fashion online aman...

Jelang Piala Asean Fifa Timnas Indonesia Lakoni Dua Perubahan Skuad

Jelang Piala ASEAN FIFA, Timnas Indonesia Lakoni Dua Perubahan Skuad di Menit Akhir

by Malang Today
September 23, 2026

Timnas Indonesia melakukan dua perubahan skuad menit akhir menjelang FIFA ASEAN Cup guna perkuat kedalaman tim demi meraih hasil maksimal.

Diduga Akibat Korsleting Listrik Rumah Warga Di Kebayoran Lama Ludes

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kebayoran Lama Ludes Terbakar

by Malang Today
September 23, 2026

Kebakaran hebat melanda rumah di Kebayoran Lama yang diduga akibat korsleting listrik. Simak kronologi kejadian dan dampak selengkapnya di sini.

Dukung Umkm Naik Kelas Bri Berhasil Dorong 730 Usaha Mikro

Dukung UMKM Naik Kelas, BRI Berhasil Dorong 730 Usaha Mikro Mengantongi Sertifikat Halal

by Malang Today
September 23, 2026

Komitmen mendukung UMKM, BRI sukses memfasilitasi 730 UMKM Indonesia meraih sertifikat halal guna meningkatkan daya saing pasar.

Banjir Bandang Solok Tewaskan Dua Orang Dan Rendam Ratusan Rumah

Banjir Bandang Solok Tewaskan Dua Orang dan Rendam Ratusan Rumah Tangga

by BBC Indonesia
September 23, 2026

Banjir bandang terjang Solok hingga menewaskan dua orang dan berdampak pada ratusan warga, simak kisah pilu saksi selamat di sini.

Produksi Serat Global Tembus Rekor Tertinggi Dipicu Melonjaknya Material Sintetis

Produksi Serat Global Tembus Rekor Tertinggi Dipicu Melonjaknya Material Sintetis

by Malang Today
September 23, 2026

Produksi serat global cetak rekor tertinggi didorong bahan sintetis. Simak dampak tren fashion ini bagi industri dan lingkungan di sini!

Serap 4 Juta Tenaga Kerja Sektor Tekstil Indonesia Masih Berpotensi

Serap 4 Juta Tenaga Kerja, Sektor Tekstil Indonesia Masih Berpotensi Besar Tumbuh Lebih Masif

by Malang Today
September 23, 2026

Sektor tekstil Indonesia menyerap 4 juta tenaga kerja dan memiliki potensi besar untuk terus berkembang melalui investasi serta ekspansi pasar...

Discussion about this post

View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

imunify-bot-check 4352
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.