JAKARTA — Insiden kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Mesjid Al Huda No. 12, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa malam (22/9/2026). Dugaan sementara mengarah pada masalah kelistrikan sebagai pemicu utama timbulnya kobaran api yang sempat menggegerkan warga sekitar area Pasar Kebayoran Lama tersebut.
Berdasarkan laporan resmi dari pihak berwenang, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Kendati demikian, kerugian materiil akibat kerusakan bangunan dan harta benda milik warga terdampak saat ini masih dalam tahap pendataan ketat oleh tim terkait.
Kronologi dan Dugaan Pemicu Kebakaran
Peristiwa kebakaran ini pertama kali dilaporkan terjadi pada Selasa malam. Dugaan sementara penyebab terjadinya musibah ini mengarah pada fenomena korsleting arus pendek listrik dari salah satu hunian warga di lokasi kejadian.
Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengonfirmasi bahwa indikasi awal munculnya titik api berasal dari gangguan instalasi listrik. “Penyebab kebakaran diduga fenomena kelistrikan dari salah satu rumah,” rilis pihak Gulkarmat DKI Jakarta dalam keterangannya, Rabu (23/9/2026).
Pengerahan Ratusan Personel dan Armada Gabungan
Mengingat lokasi kebakaran yang berada di kawasan padat dan berdekatan dengan pusat aktivitas ekonomi Pasar Kebayoran Lama, tim pemadam kebakaran langsung mengerahkan kekuatan besar untuk mengantisipasi risiko penjelatan api yang lebih luas. Respons cepat dilakukan dengan meluncurkan armada bantuan dari dua wilayah administratif sekaligus.
Secara keseluruhan, sebanyak 24 unit armada pemadam kebakaran yang berasal dari Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan dan Jakarta Barat diterjunkan ke lokasi. Penanganan darurat ini didukung penuh oleh keberadaan 128 personel gabungan yang berjibaku menembus titik api.
Penanganan Operasional hingga Area Dinyatakan Aman
Proses pemadaman di lapangan berlangsung intensif selama beberapa jam. Petugas mulai melakukan penetrasi dan penyemprotan air ke titik utama kebakaran pada pukul 20.41 WIB. Kerja keras personel di lapangan membuahkan hasil saat kobaran api berhasil dilokalisasi pada pukul 21.20 WIB, sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Pasca-pengisolasian api, petugas melanjutkan proses ke tahap pendinginan guna mengurai sisa-sisa material yang berpotensi memicu timbulnya titik api baru. Seluruh rangkaian operasi pemadaman dan penyisiran lokasi resmi dinyatakan usai menjelang tengah malam, tepatnya pada pukul 23.59 WIB, dengan status area yang telah dipastikan sepenuhnya aman dan kondusif.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post