MALANG TODAY – Upaya membentuk karakter generasi muda yang taat hukum dan bebas dari aksi perundungan terus digencarkan oleh aparat kepolisian di wilayah Jawa Timur. Polres Blitar menerjunkan personelnya langsung ke sekolah-sekolah melalui program Police Goes to School untuk memberikan edukasi pencegahan bullying serta literasi digital kepada para siswa sekolah dasar.
Langkah preventif ini salah satunya dilaksanakan di SDN 01 Kaligambir, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar. Kegiatan dipadukan dalam rangkaian upacara bendera mingguan, di mana petugas Bhabinkamtibmas Desa Kaligambir bertindak langsung sebagai pembina upacara di hadapan puluhan murid dan dewan guru.
Tanamkan Sikap Saling Menghormati Sejak Dini
Dalam amanatnya, pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan kekerasan maupun perundungan dalam bentuk apa pun tidak boleh terjadi, baik di dalam lingkungan sekolah maupun saat berinteraksi di luar sekolah. Para siswa diajak untuk mempererat tali pertemanan dan saling menghargai sesama teman sebaya guna menciptakan suasana belajar yang aman, inklusif, dan kondusif.
Selain isu perundungan, kedisiplinan menjadi poin utama yang ditanamkan kepada para pelajar. Penanaman kedisiplinan sejak usia dini dinilai sebagai pondasi penting dalam membentuk karakter anak yang tangguh dan bertanggung jawab di masa depan.
Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution melalui Kapolsek Panggungrejo AKP Supriadi menjelaskan bahwa edukasi langsung ke lembaga pendidikan merupakan agenda rutin kepolisian dalam mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.
“Melalui kegiatan Police Goes to School ini, kami ingin mendekatkan Polri dengan pelajar sekaligus memberikan edukasi agar generasi muda menjadi pribadi yang berkarakter, berprestasi, dan berakhlak baik serta patuh hukum,” ujar AKP Supriadi saat memberikan keterangannya.
Waspada Dampak Negatif Media Sosial
Tak hanya perundungan secara fisik dan verbal, perhatian khusus juga tertuju pada maraknya cyberbullying atau perundungan di dunia maya. Seiring meningkatnya akses anak terhadap perangkat digital, kepolisian mengimbau para murid agar lebih bijak dan santun dalam memanfaatkan media sosial.
Siswa diingatkan untuk tidak menggunakan platform digital sebagai sarana mengejek teman, menyebarkan informasi palsu yang merugikan orang lain, atau memicu konflik antar-kelompok. Kepolisian mendorong para siswa untuk mengalihkan energi mereka pada kegiatan positif yang berfokus pada pengembangan bakat dan prestasi akademik maupun non-akademik.
Melalui pendekatan humanis ini, Polres Blitar berharap sinergitas antara kepolisian dan dunia pendidikan semakin kokoh. Langkah edukatif ini diharapkan dapat menekan angka kenakalan remaja sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang ramah anak di seluruh wilayah hukum Jawa Timur.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post