JAKARTA — Tim Nasional Indonesia mengawali langkah dalam turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 dengan catatan impresif setelah menundukkan Singapura lewat skor meyakinkan 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat malam. Kemenangan skuad Garuda dipastikan lewat kontribusi gol Ragnar Oratmangoen pada babak pertama dan eksekusi penalti Ole Romeny di paruh kedua.
Dominasi Taktikal dan Keunggulan Babak Pertama
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit sepak mula dibunyikan. Dominasi penguasaan bola yang diterapkan skuad asuhan John Herdman sukses membatasi skema serangan balik Singapura dan mengurung lini pertahanan tim tamu.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-15. Berawal dari visi bermain Luke Vickery yang mengirimkan umpan matang ke dalam kotak penalti, Ragnar Oratmangoen berhasil menyambut bola dengan penyelesaian klinis untuk membawa Indonesia unggul 1-0. Kendati terus menekan dan menciptakan sejumlah peluang emas, keunggulan satu gol tersebut bertahan hingga turun minum.
Respons Singapura dan Ketangguhan Maarten Paes
Memasuki babak kedua, Singapura mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Peluang berbahaya sempat tercipta pada menit ke-57 ketika gelandang Song Ui-young melepaskan tembakan terarah ke gawang Indonesia. Namun, kesigapan kiper Maarten Paes di bawah mistar sukses mementahkan peluang tersebut dan menjaga keunggulan Garuda tetap aman.
Melihat perubahan tempo lawan, pelatih John Herdman melakukan rotasi taktis guna menyegarkan lini tengah dan sayap. Nathan Tjoe-A-On masuk menggantikan Dean James, disusul kehadiran Ivar Jenner serta Thom Haye yang menggantikan Calvin Verdonk dan Ragnar Oratmangoen.
Kartu Merah Lawan dan Gol Pengunci Kemenangan
Petaka bagi Singapura datang pada menit ke-70 setelah bek senior Safuwan Baharudin diganjar kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Mitchell Baker. Situasi keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan secara optimal oleh Indonesia.
Tekanan bertubi-tubi Indonesia berbuah hadiah penalti setelah skema tendangan bebas yang dieksekusi Thom Haye menyentuh tangan pemain bertahan Singapura di area terlarang. Ole Romeny yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna, mengecoh penjaga gawang lawan sekaligus menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Usai mencetak gol, Romeny ditarik keluar untuk memberi menit bermain kepada Rayhan Hannan, disusul masuknya bek Rizky Ridho menggantikan Luke Vickery demi mengamankan stabilitas lini belakang hingga peluit panjang berbunyi.
Awal Positif di Grup A
Kemenangan tanpa kebobolan ini mengantarkan Indonesia mengamankan tiga poin krusial pada laga perdana Grup A. Dalam turnamen yang diselenggarakan di Tanah Air ini, Indonesia tergabung bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh dalam persaingan memperebutkan tiket ke fase gugur.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post