Malang Today

  • Beauty
  • Fashion
  • Music
  • Malang

ALL CATEGORY

Auto Update Date
Jam Digital
-- : --
30°C
Misteri kematian miliuner pencipta Mango, pembunuhan atau kecelakaan? / MBG: Puluhan lapas akan kelola dapur MBG, bagaimana penyajian menu dari penjara di Sukamiskin? / Gaza: Cerita WNI yang ditangkap Israel – ‘Dia bukan teroris’ / Prabowo Sentil Nasionalisme Pengusaha: Kekayaan Alam Harus Dinikmati Rakyat, Bukan Parkir di Luar Negeri / Bank Muamalat dan BMM Salurkan Bantuan Ramadhan untuk Warga Binaan Lapas Lowokwaru /
  • Beauty
  • Fashion
  • Music
  • Malang
:
30°C
Misteri kematian miliuner pencipta Mango, pembunuhan atau kecelakaan? / MBG: Puluhan lapas akan kelola dapur MBG, bagaimana penyajian menu dari penjara di Sukamiskin? / Gaza: Cerita WNI yang ditangkap Israel – ‘Dia bukan teroris’ / Prabowo Sentil Nasionalisme Pengusaha: Kekayaan Alam Harus Dinikmati Rakyat, Bukan Parkir di Luar Negeri / Bank Muamalat dan BMM Salurkan Bantuan Ramadhan untuk Warga Binaan Lapas Lowokwaru /

Street Feeding, Good Vibes atau Nyusahin?

Deviardi Panca Khairunnisa by Deviardi Panca Khairunnisa
January 24, 2025
Kegiatan Street Feeding yang sering kali dilakukan oleh catlovers

Kegiatan Street Feeding yang sering kali dilakukan oleh catlovers

Memberi makan hewan jalanan, seperti kucing atau anjing, atau yang sering disebut street feeding, adalah kegiatan yang mulai banyak dilakukan oleh pecinta hewan. Niat di balik aksi ini tentu mulia, membantu hewan-hewan liar yang sering kesulitan mendapatkan makanan. Namun, meskipun terlihat sederhana, street feeding juga memiliki dampak lain yang perlu kita pahami, baik dari sisi positif maupun negatif.

Di satu sisi, street feeding jelas memberikan manfaat besar. Hewan-hewan jalanan sering kali tidak memiliki akses ke makanan yang cukup, apalagi di perkotaan di mana sumber makanan alami sangat terbatas. Dengan diberi makan, hewan-hewan ini bisa bertahan hidup, bahkan menjadi lebih sehat. Selain itu, kegiatan ini sering kali memicu rasa empati, tidak hanya dari orang yang memberi makan, tetapi juga dari orang-orang yang melihatnya. Kadang, hal seperti ini menginspirasi orang lain untuk ikut membantu hewan liar, atau bahkan mengadopsi mereka.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by MalangTODAY (@malangtodaynet)

Namun, street feeding juga punya sisi lain yang kurang menguntungkan. Salah satu yang sering dikeluhkan adalah sampah sisa makanan yang ditinggalkan. Jika makanan diberikan sembarangan tanpa memperhatikan kebersihan, sampahnya bisa menjadi masalah baru, seperti menarik perhatian hama lain. Selain itu, hewan-hewan yang terlalu sering diberi makan juga bisa kehilangan kemampuan untuk mencari makanan sendiri. Mereka jadi terlalu bergantung pada manusia. Kalau kegiatan memberi makan tiba-tiba berhenti, hewan-hewan ini akan kesulitan bertahan.

Ada juga risiko meningkatnya populasi hewan liar, terutama jika tidak ada upaya sterilisasi. Hewan yang sehat dan cukup makan cenderung berkembang biak lebih cepat. Ini bisa memperburuk masalah di kemudian hari, seperti persaingan antarhewan, penyebaran penyakit, atau gangguan di lingkungan sekitar. Tak jarang, kerumunan hewan yang sering diberi makan di satu tempat tertentu justru menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat di sekitar lokasi.

Meski begitu, bukan berarti street feeding itu buruk. Ada cara untuk meminimalkan dampak negatifnya. Misalnya, memberikan makanan di tempat yang tidak mengganggu, seperti taman atau area yang jauh dari pemukiman. Setelah memberi makan, penting juga untuk membersihkan sisa makanan atau bungkusnya agar tidak meninggalkan sampah. Selain itu, mengiringi kegiatan ini dengan program sterilisasi bisa jadi solusi jangka panjang untuk mengontrol populasi hewan liar.

Tidak kalah penting, jika kita punya kesempatan atau kapasitas, mengadopsi hewan jalanan adalah pilihan terbaik. Dengan mengadopsi, kita tidak hanya memberi mereka makanan, tapi juga rumah yang aman dan kasih sayang yang berkelanjutan.

Jadi, street feeding memang bisa membawa manfaat besar bagi hewan-hewan jalanan, tetapi tetap perlu dilakukan dengan tanggung jawab. Dengan pendekatan yang lebih terorganisir dan sadar lingkungan, kegiatan ini bisa menjadi solusi jangka pendek sekaligus membuka jalan untuk membantu hewan-hewan ini secara lebih berkelanjutan.

Deviardi Panca Malang Today
Deviardi Panca Khairunnisa

Cewek generasi Z yang tidak bisa jauh dari gadget. Meskipun introvert, saya suka mengeksplorasi tempat-tempat baru. Saya juga tertarik dengan tren yang sedang berkembang

Related Posts

Misteri kematian miliuner pencipta Mango, pembunuhan atau kecelakaan?
Entertains

Misteri kematian miliuner pencipta Mango, pembunuhan atau kecelakaan?

Ketika Jonathan Andic, putra mendiang pendiri salah satu merek pakaian terbesar di Eropa, membayar uang jaminan sebesar €1 juta...

by Malang Today
May 21, 2026
MBG: Puluhan lapas akan kelola dapur MBG, bagaimana penyajian menu dari penjara di Sukamiskin?
News

MBG: Puluhan lapas akan kelola dapur MBG, bagaimana penyajian menu dari penjara di Sukamiskin?

Setidaknya 36 dapur MBG akan dibuka oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di berbagai penjara akhir Mei mendatang. Di Lapas Sukamiskin,...

by Malang Today
May 21, 2026
Gaza: Cerita WNI yang ditangkap Israel - 'Dia bukan teroris'
International

Gaza: Cerita WNI yang ditangkap Israel – ‘Dia bukan teroris’

"Memang tidak ada hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel. Tapi kan kita tahu bahwa Indonesia masuk bagian dari Board...

by Malang Today
May 20, 2026
Prabowo Pertanyakan Nasionalisme Pengusaha RI
News

Prabowo Sentil Nasionalisme Pengusaha: Kekayaan Alam Harus Dinikmati Rakyat, Bukan Parkir di Luar Negeri

Presiden Prabowo Subianto memberikan teguran keras terhadap perilaku sejumlah pelaku usaha di Indonesia yang dianggap kurang memiliki rasa nasionalisme....

by Malang Today
April 29, 2026

Discussion about this post

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

1377