Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Perkuat Posisi Indonesia, Dubes Djauhari Oratmangun Galang Konsolidasi Negara Penghasil Sawit di Shanghai/Mulai Senin, BEI Resmi Keluarkan Saham Terkonsentrasi dari Perhitungan IHSG/Melacak Jejak Sejarah dan Simbolisme Ilahi dalam Mitologi Gajah Garuda hingga Ababil/Mango Carnival Probolinggo Jadi Jembatan Mangga Lokal Tembus Pasar Ekspor Jepang/Ekspansi Panduan Kuliner hingga Pembayaran, TikTok Mantap Transformasi Menuju Super App/Tren Kendaraan Listrik Meningkat Tajam Pameran Otomotif Berhasil Sedot Ribuan Pengunjung/Tragedi Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang, Duka Mendalam Selimuti Negeri/Zegna Siapkan Panggung Kemewahan Villa Zegna dan Koleksi Musim Panas 2028 di Beijing/OJK Sebut Disfungsi Pasar Jadi Pemicu Utama Ancaman Downgrade MSCI/Polisi Cokok Penembak di Kampung Ambon dan Ungkap Motif Utama Pelaku/Tren Penumpang Perempuan KAI Daop 9 Jember Melonjak Hingga 9,6 Persen/Target Pendanaan Putaran Baru OpenAI Dilaporkan Memangkas/Strategi Daur Ulang Limbah Jadi Komoditas Ekonomi Bernilai Tambah Tinggi/11 Pengasuh Daycare Little Aresha Yogyakarta Divonis Penjara/Dihujani Telur saat Berpidato di Parlemen, PM Kosovo Albin Kurti Diserang Politisi Oposisi/
Perkuat Posisi Indonesia, Dubes Djauhari Oratmangun Galang Konsolidasi Negara Penghasil Sawit di Shanghai/Mulai Senin, BEI Resmi Keluarkan Saham Terkonsentrasi dari Perhitungan IHSG/Melacak Jejak Sejarah dan Simbolisme Ilahi dalam Mitologi Gajah Garuda hingga Ababil/Mango Carnival Probolinggo Jadi Jembatan Mangga Lokal Tembus Pasar Ekspor Jepang/Ekspansi Panduan Kuliner hingga Pembayaran, TikTok Mantap Transformasi Menuju Super App/Tren Kendaraan Listrik Meningkat Tajam Pameran Otomotif Berhasil Sedot Ribuan Pengunjung/Tragedi Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang, Duka Mendalam Selimuti Negeri/Zegna Siapkan Panggung Kemewahan Villa Zegna dan Koleksi Musim Panas 2028 di Beijing/OJK Sebut Disfungsi Pasar Jadi Pemicu Utama Ancaman Downgrade MSCI/Polisi Cokok Penembak di Kampung Ambon dan Ungkap Motif Utama Pelaku/Tren Penumpang Perempuan KAI Daop 9 Jember Melonjak Hingga 9,6 Persen/Target Pendanaan Putaran Baru OpenAI Dilaporkan Memangkas/Strategi Daur Ulang Limbah Jadi Komoditas Ekonomi Bernilai Tambah Tinggi/11 Pengasuh Daycare Little Aresha Yogyakarta Divonis Penjara/Dihujani Telur saat Berpidato di Parlemen, PM Kosovo Albin Kurti Diserang Politisi Oposisi/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Netanyahu dan Eisenkot Berebut Kursi PM Israel, Palestina Pesimis Masa Depan Perdamaian

by Malang Today
October 31, 2026
Netanyahu Dan Eisenkot Berebut Kursi Pm Israel Palestina Pesimis Masa

Netanyahu Dan Eisenkot Berebut Kursi Pm Israel Palestina Pesimis Masa

Dilema Pemilu Israel: Warga Palestina Skeptis Kesejahteraan Berubah Pasca-Pilkada

Masyarakat Palestina merespons dinamika Pemilihan Umum (Pemilu) Israel dengan sikap skeptis yang mendalam. Di tengah ketatnya persaingan perebutan kursi Perdana Menteri antara petahana Benjamin Netanyahu dan rival utamanya dari kubu oposisi, Gadi Eisenkot, warga di Jalur Gaza maupun Tepi Barat meyakini tidak akan ada perubahan kebijakan fundamental yang memihak pada nasib dan kemerdekaan mereka.

Bagi jutaan rakyat Palestina yang terdampak konflik panjang dan kehancuran pascaperang, pergantian rezim di Yerusalem Barat dianggap sekadar pergeseran figur semata. Kebijakan dasar militer dan politik pendudukan Israel dinilai akan tetap berjalan sama intensifnya, siapa pun yang nantinya berhasil mengamankan mayoritas dukungan di parlemen (Knesset).

Hasil Ketat Perolehan Kursi Knesset dan Ketidakpastian Koalisi

Berdasarkan data perhitungan suara dari Komite Pemilihan Umum Pusat Israel, konstelasi politik pasca-pemungutan suara menunjukkan persaingan yang sangat ketat tanpa pemenang mutlak. Blok yang dipimpin Benjamin Netanyahu diproyeksikan meraup 53 kursi, sementara kubu oposisi di bawah pimpinan Gadi Eisenkot mengamankan sekitar 48 kursi. Sementara itu, koalisi partai-partai Arab mencatatkan potensi 19 kursi dari total 120 kursi yang diperebutkan.

Kondisi ini menempatkan peta politik Israel dalam ruang kebuntuan, mengingat belum ada satu pun kubu yang mencapai ambang batas minimal 61 kursi untuk membentuk pemerintahan baru. Dengan ratusan ribu surat suara khusus yang masih dalam proses perhitungan, Netanyahu berpeluang memperbarui aliansi dengan kelompok sayap kanan ekstrem, atau terpaksa menghadapi kebuntuan politik berkepanjangan.

Di sisi lain, menguatnya pengaruh figur radikal seperti Itamar Ben Gvir yang mengincar posisi strategis seperti Menteri Pertahanan kian menambah kecemasan. Ben Gvir secara terbuka mengusung agenda keras, termasuk wacana pengusiran warga dari Jalur Gaza jika koalisi sayap kanan berhasil mempertahankan kekuasaan.

Suara Warga Gaza dan Tepi Barat: Sama Saja Bengisnya

Pernyataan bernada pesimistis terdengar kuat dari wilayah pengungsian di Khan Yunis, Gaza Selatan. Huda al-Houli, salah seorang warga terdampak perang, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa kontestasi politik ini justru berisiko melahirkan sosok kepemimpinan yang lebih agresif terhadap warga sipil Palestina.

Kepanikan senada disampaikan oleh Adnan Al-Assar, warga Gaza lainnya, yang menilai seluruh faksi politik utama di Israel pada dasarnya mengusung garis kebijakan yang sama terhadap Palestina. Penilaian tersebut diamini oleh Ahmed Awad (67), warga Ramallah di Tepi Barat, yang menegaskan bahwa pergantian figur politisi di puncak kepemimpinan Israel tidak pernah membawa dampak drastis bagi penyelesaian konflik secara adil.

Analisis Pakar: Antara Harapan Tipis dan Ancaman Kekerasan Struktural

Pengamat politik dari European Council on Foreign Relations, Beth Oppenheim, menilai keberhasilan Gadi Eisenkot meraih kekuasaan sejatinya berpotensi menekan dominasi kelompok sayap kanan pendukung perluasan permukiman ilegal. Pemerintahan di bawah Eisenkot diprediksi bisa memberikan sedikit kelonggaran terkait alokasi bantuan kemanusiaan dan fleksibilitas gencatan senjata di Gaza.

Meski demikian, Oppenheim menegaskan agar publik tidak menggantungkan harapan terlalu tinggi. Menurutnya, prospek mengenai pengakuan status kenegaraan Palestina atau proses perdamaian yang substansial tetap sangat kecil untuk dapat terealisasi dalam waktu dekat.

Sementara itu, Yousef Munayyer, Kepala Program Palestina-Israel di Arab Centre Washington, mengingatkan bahwa kekalahan Netanyahu pun belum tentu menjadi angin segar. Eisenkot sendiri memiliki rekam jejak dalam kabinet perang Israel selama operasi militer di Gaza. Selain itu, Munayyer menyoroti potensi lonjakan aksi kekerasan dari kelompok pemukim sayap kanan di Tepi Barat sebagai bentuk reaksi atas ketidakpuasan politik, mengingat kekerasan pemukim di wilayah pendudukan telah menjadi bagian dari dinamika struktural yang sulit dihentikan oleh siapa pun PM yang berkuasa.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Perkuat Posisi Indonesia Dubes Djauhari Oratmangun Galang Konsolidasi Negara Penghasil

Perkuat Posisi Indonesia, Dubes Djauhari Oratmangun Galang Konsolidasi Negara Penghasil Sawit di Shanghai

by Malang Today
November 1, 2026

Dubes Djauhari Oratmangun perkuat sinergi industri minyak sawit Indonesia dalam pertemuan strategis negara produsen palm oil di Shanghai.

Mulai Senin Bei Resmi Keluarkan Saham Terkonsentrasi Dari Perhitungan Ihsg

Mulai Senin, BEI Resmi Keluarkan Saham Terkonsentrasi dari Perhitungan IHSG

by Malang Today
November 1, 2026

BEI akan mengeluarkan saham dengan kepemilikan terkonsentrasi dari IHSG mulai Senin demi meningkatkan transparansi dan perlindungan investor.

Melacak Jejak Sejarah Dan Simbolisme Ilahi Dalam Mitologi Gajah Garuda

Melacak Jejak Sejarah dan Simbolisme Ilahi dalam Mitologi Gajah Garuda hingga Ababil

by Malang Today
November 1, 2026

Pelajari kisah bersejarah pasukan gajah Raja Abrahah dan burung Ababil serta maknanya bagi lambang negara Garuda Pancasila di sini.

Tren Kendaraan Listrik Meningkat Tajam Pameran Otomotif Berhasil Sedot Ribuan

Tren Kendaraan Listrik Meningkat Tajam Pameran Otomotif Berhasil Sedot Ribuan Pengunjung

by Malang Today
November 1, 2026

Minat masyarakat terhadap kendaraan listrik melonjak tinggi hingga memicu lonjakan pengunjung pada pameran otomotif terbaru di Indonesia.

Tragedi Kereta Cepat Di Spanyol Tewaskan 68 Orang Duka Mendalam

Tragedi Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang, Duka Mendalam Selimuti Negeri

by BBC Indonesia
November 1, 2026

Kecelakaan kereta cepat di Spanyol yang menewaskan sedikitnya 68 orang menjadi tragedi mematikan dalam 13 tahun terakhir. Duka mendalam menyelimuti...

Zegna Siapkan Panggung Kemewahan Villa Zegna Dan Koleksi Musim Panas

Zegna Siapkan Panggung Kemewahan Villa Zegna dan Koleksi Musim Panas 2028 di Beijing

by Malang Today
November 1, 2026

Zegna siap menggelar peragaan busana Summer 2028 dan memboyong konsep eksklusif Villa Zegna ke Beijing untuk pertama kalinya.

Ojk Sebut Disfungsi Pasar Jadi Pemicu Utama Ancaman Downgrade Msci

OJK Sebut Disfungsi Pasar Jadi Pemicu Utama Ancaman Downgrade MSCI

by Malang Today
November 1, 2026

OJK buka suara terkait ancaman penurunan status MSCI akibat disfungsi pasar serta dampaknya terhadap investasi di Indonesia.

Polisi Cokok Penembak Di Kampung Ambon Dan Ungkap Motif Utama

Polisi Cokok Penembak di Kampung Ambon dan Ungkap Motif Utama Pelaku

by Malang Today
November 1, 2026

Polisi berhasil menangkap pelaku penembakan di Kampung Ambon Jakarta Barat. Simak kronologi penangkapan dan pengakuan motif lengkapnya di sini.

Strategi Daur Ulang Limbah Jadi Komoditas Ekonomi Bernilai Tambah Tinggi

Strategi Daur Ulang Limbah Jadi Komoditas Ekonomi Bernilai Tambah Tinggi

by Malang Today
October 31, 2026

Pelajari strategi jitu mengubah limbah dan barang tak terpakai menjadi produk bernilai tinggi yang siap mendatangkan untung melimpah.

11 Pengasuh Daycare Little Aresha Yogyakarta Divonis Penjara

11 Pengasuh Daycare Little Aresha Yogyakarta Divonis Penjara

by BBC Indonesia
October 31, 2026

Sebanyak 11 pengasuh daycare Little Aresha di Yogyakarta resmi divonis penjara atas kasus penganiayaan anak. Simak rincian hukumannya di sini.

Discussion about this post

Signaturee 2026 Badge
Signaturee Avatar
View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

imunify-bot-check 10958
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.